Atika Seperti ” Petarung Terahir ” di Mandailing Natal(1)

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution

Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution adalah Wakil Bupati Termuda se – Indonesia dan belum Menikah,serta telah mendapar Rekor MURI sekaligus dua diterimanya.

Redaksi Malintang Pos Group, mencoba melihatnya dari sudut pandang masyarakat dari berbagai disiplin ilmu hingga masyarakat petani tentang Atika Azmi Utammi Nasution dan berikut tulisannya dibuat secara bersambung.

Atika Azmi Utammi itu, kalau diibaratkan gelanggang pertarungan, ia seperti petarung terakhir. Misalnya, kampung kita diserang musuh.

Para jawara sudah bergantian maju dan menjajal jurus silatnya, tetapi tumbang semua.

Lalu tinggal satu jawara lagi yang berlari ke tengah perang. Perempuan pula. Bukan orang yang dikenal sebagai pendekar selama ini.

Katanya dia dari perguruan terkenal. Jurusnya berbeda. Pedangnya juga berbeda. Gayanya juga berbeda. Wajar semua orang berharap.

Para jawara lain memberi jalan, berharap keajaiban terjadi. Kekalahan dipulihkan, harapan hidup dibangunkan.

Karena itu, semua orang bertepuk tangan melihatnya masuk gelanggang. Semua berdoa. Semoga ada keajaiban.

Dan ia memang seorang yang pantas diharapkan setelah hari-hari demi hari kampung besar itu semakin babak belur oleh musuh.

Kurang lebih begitu pandangan publik terhadap Atika. Ia, sisi lain dari Sukheri, orang yang diharapkan akan mampu mengubah Mandailing Natal dalam waktu singkat ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan,SE.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Acara Perpisahan Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Penuh Haru

    Batang Natal ( Malintangpos Online) :  Acara perpisahan atau pelepasan siswa – siswi Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pelepasan 87 siswa-siswi kelas Xll…

    Read more

    Continue reading
    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses