Bacalon Bupati Madina (1), Pesta Demokrasi 2020, Bacalon Harus Sadar Diri

Drs.H.Dahlan Hasan Nasution

MASYARAKAT Kabupaten Mandailing Natal, harus ingat setelah penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Indonesia kembali menggelar pesta demokrasi.Pada 2020, diselenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) di 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota, termasuk Bumi Gordang Sambilan ikut serta menyelenggarakan pesta demokrasi.

                Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram Bambang Mei Finarwanto mengatakan, pilkada serentak bukan merupakan ajang coba-coba bagi para pendatang baru.Untuk itu, kata dia, para pendatang baru harus lebih agresif memperkenalkan diri, baik langsung maupun melalui Online dan Koran agar masyarakat lebih mengetahui Visi dan Misi dari setiap Bacalon (Bakal Calon) yang telah menyatakan diri untuk ikut bertarung di 23 September 2020 mendatang.

            Kenapa…, kata dia, para pendatang baru tak memiliki satu modal utama yang sudah dipegang para petahana, yaitu popularitas dan elektabilitas.

            “Kalau mau imbangi popularitas dan elektabilitas petahana, pendatang baru harus sadar diri, jangan merasa kuat sebelum bertanding,” ujarnya yang dikutip dari Warta Kota Live.

H.Musthafa Bakri Nasution – H.M.Jafar Sukhaeri Nasution/ Foto Takesi

Pengamat Politik Kab.Madina Solahuddin Hasibuan,S.Sos kepada Malintangpos Online, Senin sore(16-9) usai mendapat informasi terkait Majunya H.Musthafa Bakri Nasution untuk Bacalon Bupati Madina Priode 2020-2025 yang Viral di Media Sosial(Medsos) mengutarakan bahwa  masyarakat tentu sudah mengetahui sepak terjang calon petahana, seperti Drs.H.Dahlan Hasan Nasution yang kalau kita % kan paling tinggi 35 % masyarakat yang tidak suka kepadanya disebabkan berbagai hal yang melingkarinya akhir-akhir ini.

            Sementara, bagi para pendatang baru, sebagus apa pun gagasan yang ditawarkan, terasa percuma jika tidak sampai pada masyarakat.Dia menyarankan para pendatang baru lebih aktif  bergerak terjun di lapangan dan menampilkan terobosan dalam upaya pengenalan diri serta gagasan yang ditawarkan, sehingga masyarakat lebih mengenal pendatang baru, tidak cukup hanya modal kharismatik dan uang semata

            Kata Solahuddin, saat ini yang Viral di Media Sosial(Medsos) maupun Facebook/media Online ada 8 orang yang disebut-sebut dan hari ini Senin (16-9) bertambah Satu(1) orang yaitu H.Musthafa Bakri Nasution ( Pimpinan Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru/Cucu Sech Husein Nasution Purba Baru) yang dikabarkan telah menyatakan diri maju di Polonia Hotel Medan, sesuai informasi di Facebook maupun Online yang Viral hari ini.

            “ Jika Patahanan Drs.H.Dahlan Hasan Nasution masih ikut,  maka pendatang baru  Bacalon Bupati Madina Tahun 2020 yang ikut bertanding, harus Sadar Diri, jangan merasa kuat sebelum bertanding, gunakan media untuk lebih populer, rangkul semua elemen, serta jangan merasa hebat, sebelum bertanding,” ujarnya dengan wajah senyum( Bersambung Terus) .

 

Liputan : Nanda Sukirno/Suaib Nasution

Admin   : Siti Putriani

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemkab Madina Pastikan Stok Bapok dan BBM Cukup Selama Idulfitri

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Idulfitri 1447 Hijriah tercukupi sehingga masyarakat tidak perlu panik yang berujung…

Read more

Continue reading
Hancurkan Aset Daerah, Kades Jambur Baru Batang Natal Terancam Pidana

BATANG NATAL(Malintangpos Online): Kepala desa Jambur Baru di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Riswan Haedy diduga kuat melakukan perusakan bangunan yang dibangun oleh Pemerintah Daerah tahun 2021 lalu.…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses