Bantu Korban Kebakaran, Diskominfo Padang dan Komisariat FTSP UBH Antarkan “Si Tawa Si Dingin”

PADANG(Malintangpos Online): Mata Anto tiba-tiba basah. Pandangannya nanar melihat rumahnya sudah menjadi puing dan abu di RT 3 RW 3, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang. “Si Gulambai” telah menghanguskannya, Rabu (22/9) malam.

Kini, Anto tidak lagi memiliki tempat tinggal. Bersama dua keluarga lainnya, Anto terpaksa mengungsi. Tidak ada yang bersisa sejak rumahnya terbakar hebat.

Di tengah kesedihannya itu, Anto bersama dua keluarga lain mendapat “Si Tawa Si Dingin”. Bantuan datang dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang dan Komisariat Alumni Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta (FTSP UBH), Jumat (24/9).

“Alhamdulillah, kami berterimakasih kepada Dinas Kominfo Kota Padang dan Alumni FTSP UBH yang telah mengantarkan bantuan, menjadi ‘si tawa si dingin’ bagi kami,” kata Anto.

Sekretaris Diskominfo Padang Titin Masfetrin mengantarkan bantuan bersama jajaran kerjanya. Bantuan berupa pakaian bekas layak pakai dan uang tunai diserahkan kepada tiga keluarga korban kebakaran tersebut.

Bantuan pakaian bekas layak pakai Diskominfo merupakan donasi dari netizen media sosial Diskominfo. Pakaian layak pakai itu dikumpulkan di “Bank Bekas” di Dinas tersebut.

“Hari ini kita antarkan bantuan berupa pakaian bekas dan lainnya, semoga dapat meringankan beban mereka yang menjadi korban kebakaran,” kata Titin Masfetrin didampingi Kabid IKP Rina Endaharti, dan lainnya.

Kebakaran tersebut ditengarai karena meledaknya tabung gas. Selain menghanguskan dua rumah juga menewaskan seorang warga. Khairul Umam (39) terkepung di dalam rumah karena ingin menyelamatkan mertuanya di lantai dua. Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. (Charlie Ch. Legi / Fitrah Mouleddy / Mulkadri)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.