Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Bronjong di Aek Patabotung Bukit Malintang Ambruk

Bronjong di Aek Patabotung

BUKIT MALINTANG(Malintangpos Online): “ Berani Jujur Hebat,” Itulah Motto KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi) dan kalimat itulah terucap dari warga Desa Malintang Jae, Desa Malintang Julu dan Desa Malintang Kec.Bukit Malintang Kabupaten Mandailing Natal, yang bersumpah serapah atas kinerja Kontraktor yang mengerjakan Bronjong di Aek Patabotung, baru selesai dikerjakan sudah Ambruk sekarang ini.

            “ Saya pikir yang bertanggung jawab atas rusaknya/Ambruknya Bronjong di Aek Patabotung Kecamatan Bukit Malintang adalah Kontraktor yang mengerjakan, sebab kalau tidak salah proyek ini baru sekitar 3-4 selesai dikerjakan,” ujar Wakil Ketua DPC.PP59 Kab.Madina Amrul Hadi Pulungan kepada Malintangpos Online, Selasa(29-10) diatas Jembatan Jalinsum Bukit Malintang ketika meninjau Bronjong yang baru selesai dikerjakan dan sudah Ambruk.

            Kata Amrul Hadi, Bronjong Ambruk diduga dalam meletakkan Bronjong tidak sesuai dengan Juklak dan Juknis nya, baik posisi/letak maupun Batunya juga bukan seperti itu, tetapi karena kita tidak mengetahui siapa yang mengerjakan, tentu kita berharap kepada Gubsu Edy Rahmayadi maupun Anggota DPRD Sumut Dapil 7 Madina, dapat memanggil Instansinya maupun Kontraktornya, sebab masih dalam tahap pemeliharaan itu, setahu saya.

Bronjong Aek Patabotung

“ Selasa malam(23-10) yang lalu memang Sungai(Aek) Patabotung Meluap, makanya Bronjong itu Ambruk, bukan karena ganasnya Sungai, melainkan kalau diperhatikan pemasangan Bronjong tersebut memang kurang pas, makanya kita harapkan Kontraktornya segera memperbaiki, jika tidak kita dari DPC.PP59 Madina akan menyurati Gubsu, DPRD Sumut, serta instansi yang mengelola Bronjong tersebut di Sumatera Utara,” ujar Amrul Hadi Pulungan yang juga Putra Bukit Malintang tersebut dengan lantang dan tegas.

            Secara terpisah, Mantan Anggota DPRD Madina (Priode 2009-2014) asal Desa Malintang Julu Iskandar Hasibuan, yang ditemui dikantornya, mengatakan bahwa Fungsi bronjong di antaranya adalah melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar tebing agar tidak terjadi longsor, tepi sungai, dan tepi tanggul. Bronjong juga bisa digunakan sebagai pembentuk bendungan untuk meningkatkan volume air sungai.

            Kata dia, Bagian tepi sungai bisa mengalami erosi akibat arus sungai yang deras dan terus-menerus terjadi. Di sini, bronjong akan berfungsi sebagai penjaga area tepi sungai dari arus sungai sehingga bantaran sungai tidak akan mudah hancur.

            Makanya, kalau melihat Bronjong yang di Aek Patabotung tadinya agar tidak Amblas atau Ambruk sebagai penahan bagi masyarakat yang tinggal disekitar DAS, justuru membuat was-was sekarang ini, sebab Bronjong justru mempersempit Sungai(Aek), tentu ini sudah menyalahi, harus segera diperbaiki kontraktornya.ujar Iskandar Hasibuan(SHH/Red)

 

 

Liputan : Suryadi Hasibuan

Admin   : Iskandar

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Peduli Bocah Tanpa Anus, PT SMM serahkan Bantuan.

SIABU(Malintangpos Online): Tokoh Masyarakat Kec.Siabu Gongmatua Hasibuan, yang juga pencetus Donasi untuk Rahmad Penderita Tanpa Anus dan Sumbing warga Desa Hutapuli Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal, mengucapksn terimakasih kepada PT.SMM yang…

Read more

Continue reading
Segudang Masalah di Kabupaten Mandailing Natal (1)

Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, selama kurun waktu Tahun 2023 – akhir Tahun 2025 ini, meresa heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan 40 anggota DPRD, yang tidak mampu…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses