Bayi Lahir Diluar Batas Kewajaran, Dandim 0212/TS : Kita Akan Dorong Pemda Madina Mencari Solusi Terbaik

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Di Kabupaten Mandailing Natal dalam kurun waktu satu bulan ini ada dua orang anak yang lahir di luar batas kewajaran sehingga menjadi perhatian dari berbagai kalangan, terutama Dandim 0212/TS.Letkol Inf Akbar Nofrizal Yusananto

 Dandim 0212/TS, menjelaskan di sela sela kegiatannya di Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (20/11/2019) mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong dan mengawal Pemda Kab. Madina untuk segera melaksanakan tindakan-tindakan yang kongkrit di lapangan demi mendapatkan solusi terbaik agar kasus seperti ini tidak terjadi kembali dikemudian hari.

            “Memang dalam beberapa hari terakhir ini ada dua orang bayi yang lahir di luar batas kewajaran yaitu Grastroschisis (posisi usus diluar perut) dan satu lagi Meningo Enohit Lope (otak diluar batok kepala), dan ini sudah menjadi perhatian publik termasuk kita dari TNI,” ujar Dandim.

            Kata Dandim, dimana dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madina untuk mencari penyebab lahirnya bayi diluar batas kewajaran.

            “Saya telah mendapatkan informasi dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Madina bahwa penyebab bayi lahir dengan kelainan di luar batas kewajaran ada beberapa faktor. Salah satunya yaitu faktor genetika atau keturunan, masalah gizi, faktor antenatal atau perilaku pada saat ibunya sedang hamil dan ada juga yang diakibatkan oleh pengaruh bahan kimia,” terang Dandim.

            Kebetulan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal ini banyak tambang yang dikelola oleh masyarakat lokal secara tradisional yang telah dilaksanakan secara turun temurun untuk menambah penghasilan keluarga.

            Namun, jika memang keberadaan tambang-tambang milik masyarakat tersebut disinyalir menjadi salah satu penyebab terjadinya kasus kelainan kelahiran pada bayi, maka Kodim selaku bagian dari Forkopimda Kab. Madina akan secepatnya mendorong dan membantu serta mengawal Pemda, dalam hal ini Dinas terkait, untuk segera melaksanakan upaya-upaya kongkrit demi mendapatkan solusi terbaik bagi masyarakat. Tentunya kesehatan masyarakat akan menjadi prioritas utama sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dikemudian hari.

            “Apabila dalam mencari solusi terbaik tersebut perlu dilaksanakan tindakan penegakan hukum, maka Kodim akan dengan senang hati membantu pihak Kepolisian Polres Madina dalam pelaksanaannya di lapangan,” tegas Dandim yang waktu bersama Kapolres Madina AKBP.Irsan Sinuhaji,S.IK.MH ( Sri/Red)

 

 

Liputan   : Sri Aidah

Admin     : dina soekandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses