Bentuk Keseriusan Manegemen, PT RPR Ganti Rugi 105 Ha Untuk Plasma Singkuang 1

Administeratur PT.Rendi. Eko Ansari lagi beri penjelasan

SINGKUANG (Malintangpos Online):  Menyediakan areal lahan untuk kebun Plasma 600 Hektare, managemen PT Rendi Pratama Raya (PT RPR) menyiapkan areal 105 ha yang sudah diganti rugi.

“Ini, sebagai bentuk keseriusan managemen perusahaan di tahap awal,” ujar Ir Eko Anshari, Manager (Administratur) Kebun Singkuang menjawab Wartawan, melalui sambungan telepon seluler, Jumat (7/4).

Dikatakan, rencananya pada bulan ini akan masuk tahap pembukaan areal atau Land Clearing (LC) untuk persiapan tanam.

Eko mengungkapkan, secara pararel, perusahaan saat ini sedang tahap proses pembebasan lahan lain untuk mencukupi pembangunan kebun plasma.

Dikatakan, proses pembebasan lahan, arealnya berada di Kabupaten Mandailing Natal, sehingga nantinya PT RPR lengkap menyedikan areal lahan untuk kebun Plasma sekira 600 ha.

Administratur PT RPR Kebun Singkuang, menyatakan, PT RPR prinsipnya siap untuk membangunkan kebun plasma (kemitraan) bagi masyarakat Desa Singkuang 1, yaitu 20 persen dari HGU yang diusahakan di luar HGU perusahaan. (AM/Red)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses