Beranikah DPRD Madina Membuat Pansus Terkait Tragedi Sibanggor Julu..?

SEKALIPUN Pihak PT.SMGP telah memberikan/menyerahkan Konvensasi kepada warga korban meninggal dan warga yang sempat di rawat di RS di Kota Panyabungan,bukanlah serta Merta menggugurkan proses hukum atas kejadian Gas Beracun(H2S) yang telah membuat 5 warga meninggal dunia.

Tetapi, Tragedi Sibanggor Julu telah membuat seorang tokoh Pemuda Goilan Nasution (Adek) yang istrinya warga Desa itu mempertanyakan apakah 40 anggota DPRD Mandailing Natal berani membuat Pansus Tragedi 25 Januari 2021 yang telah menyita perhatian tokoh -tokoh Nasional asal Mandailing Natal dan Tabagsel umumnya.

Untuk apa..? Menurut Goilan Nasution(Adek) dengan membentuk Pansus Tragedi 25 Januari 2021, maka akan dapat terungkap Kenapa warga Desa Sibanggor Julu saja yang menjadi korban,baik yang meninggal maupun yang dilarikan ke RS hari itu dan sampai Jumat malam(12/2).

” Baik korban meninggal, yang sakit,yang membantu hampir keluarga kita atau terbilang keluarga istri,karena istri saya warga Desa Sibanggor Julu,” Ujar Goilan Nasution (Adek) sambil berurai air mata menceritakan Tragedi 25 Januari 2021 di Desa Sibanggor Julu.

Soal Konpenasi, itu hak dan tanggung jawab Menegemen PT.SMGP untuk menyelesaikan, itu wajib mereka berikan, proses hukum harus dikawal hingga selesai dan itulah sebabnya kita mempertanyakan kesiapan DPRD dan itu kita yakin akan ada Pansus Tragedi 25 Januari 2021 atau Pansus Gas Beracun dari PT.SMGP, kita tunggu.

Bagaimana dengan Analisis Dahlan Batubara..? Tanya Wartawan ” Saya sangat salut atas analisis itu dan itulah salah satu pegangan dari Pansus yang akan dibentuk DPRD,jika mereka berani dan mampu,” Ujar Goilan Nasution(Adek) sambil menghapus air matanya dengan tisu.

Sebelumnya, Dahlan Batubara Wartawan Mandailing Online melemparkan analisisnya ke Publik setelah Investigasi ke Wellpad SM-T di Desa Sibanggor Julu.

Menurut saya, kondisi Sibanggor Julu sangat tidak beres. Dibutuhkan kedatangan tim ahli indevenden pengukur zat hidrogen-sulfur di sana.

Pengundangan tim ahli itu sebisanya diinisiasi DPRD Madina atau DPRD Sumut.

Alasan saya : di Sibanggor Julu banyak

indikasi-indikasi keterancaman tubuh penduduk yang membutuhkan pengungkapan secara sistematis untuk memperoleh data ril dan akurat.

Investigasi yang kami lakukan tanggal 11 Pebruari 2021 menemukan indikasi udara di Sibanggor Julu tidak beres.

Ada tiga indikasi : 1) peringatan dari dua personil security PT SMGP; 2) pengakuan warga Sibanggor Julu, 3) yang kami rasakan sendiri.

INDIKASI 1
Ketika kami melakukan pemotretan wellpad sumur SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II di Sibanggor Julu, kami diperingatkan security agar jarak kami tak lebih 20 meter dari pagar wellpad.

Kami juga diingatkan security agar tak pergi ke hamparan sawah yang berada di sekitar wellpad.

Alasan security : agar kesehatan kami tak terancam karena potesnsi paparan zat H2S masih mungkin ada.

INDIKASI 2
Sejumlah warga yang kami temui di banyak kedai kopi mengungkap hingga tanggl 11 Pebruari 2021 mereka masih merasakan badan kurang berenergi, kepala berat.

INDIKASI 3
A) ketika kami (saya Mandailing Online dan Iskandar Hasibuan Malintang Pos) selesai melakukan di sekitaran wellpad itu kami merasakan tubuh terasa lemah, kepala berat.

B) ketika kami sudah berada di persimpangan jalan umum Sibanggor Julu – wellpad SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II, kami mencium bau. Aromanya mirip aroma telur busuk, seperti campuran aroma belerang dengan LNG.

Lokasi wellpad SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II hanya berjarak sekira 80 meter dari persimpangan jalan umum Sibanggor Julu.

Posisi wellpad SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II itu berada di sekitar garis perbatasan Desa Sibanggor Julu-Sibanggor Tonga.

Berada di bagian utara Sibanggor Julu. Dan sisi selatan Sibaggor Tonga.

Menurut hitungan berdasar pandangan mata, jarak titik wellpad SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II dengan rumah terdekat pemukiman Sibanggor Julu kurang lebih 150 meter.

Juga kurang lebih 150 meter dari pemukiman Sibanggor Tonga.

Faktor kemiringan hamparan tanah kawasan Sibanggor menjadikan posisi wellpad SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II itu relatif berada di bawah Sibanggor Julu. Dan relatif berada di atas Sibanggor Tonga.

Hembusan angin rata-rata bergerak dari arah utara ke selatan. Gerakan angin dari utara itu dimungkinkan karena celah besar yang membelah perbukitan hanya ada di jalan raya Sibanggor titik perbatasan Sibanggor Jae dan Sibanggor Tonga.

Gambaran ini mengahasilkan hipotesa bahwa angin bergerak dari Sibanggor Jae ke arah Sibanggor Tonga lalu ke arah Sibanggor Julu.

Berdasar itu kami memiliki gambaran bahwa zat H2S akan memapar dari wellpad SMP-T02 PLTP Sorik Marapi Unit II ke pemukiman Sibanggor Julu meski volume tertingginya mengarah ke hamparan persawahan yang berada di sisi timur pemukiman Sibanggor Julu.( bersambung Tiap Hari)

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.