Bersepeda Memantau Kamtibmas, Irjen Martuani Pantas Dijadikan Teladan

SEBETULNYA tidak ada yang istimewa bagi seorang Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara bersepeda. Namun jika hal tersebut dilakukan sambil menjalankan tugas sekaligus menjaga kebugaran tubuh, maka ini adalah habit yang baik yang pantas untuk dijadikan contoh.

Hal itu dikatakan, akademisi Dr Dedi Sahputra, MA, Selasa (30/6) menanggapi informasi tentang rutinnya Kapolda Sumut Irjen Pol.Martuani Sormin berpeda. Menurut Dr Dedi, ia mengamati informasi tentang kebiasaan Kapolda Sumut ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, dan berkelanjutan terus. “Itu artinya bersepeda sudah menjadi habit bagi Kapolda Sumut,” ujarnya.

Dari sisi kebiasaanya saja, apa yang dilakukan Kapolda Sumut ini sudah menjadi contoh yang baik. Karena kebiasaan bersepeda dapat menjaga imunitas tubuh tetap sehat dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

Kapolda Sumut bahkan berangkat dari rumah dinas di Jalan Sudirman, menggowes sepeda menuju Lapangan Merdeka, Jalan Gatot Subroto, Jalan Ringroad (Gagak Hitam-red), Jalan Sisingamangara, dan berakhir di Mapolda Sumut, Medan.

Selama perjalanan berpeda yang dilakukan Kapolda Sumut, sekaligus memantau situasi Kamtibmas. Tujuannya tidak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di pagi hari.

Bahkan Irjen Pol.Martuani Sormin juga kerap mengimbau jajarannya untuk bersiap dalam tatanan hidup baru (new normal life) dan tetap produktif melaksanakan aktivitas sehari-hari berdampingan dengan pandemi Covid-19 yang terjadi.

“Saya kira kita masyarakat Sumatera Utara bersyukur mendapatkan sosok Irjen Pol.Martuani Sormin sebagai Kapolda Sumut. Karena beliau tidak saja memberikan motivasi yang positif, tetapi juga memberikan contoh yang nyata yang berkenaan dengan tantangan kehidupan yang tengah dihadapi masyarakat,” ujar Dr Dedi.

Dikatakan Dr Dedi, kebiasaan Kapolda Sumut menggowes sepeda demi menjaga kebugaran tubuh sekaligus memantau situasi Kamtibmas sebagai wujud menjalankan beban tugas, bisa dimaknai sebagai perintah tak tertulis bagi seluruh jajaran untuk melakukan hal yang sama. Karena dengan cara demikian, maka petugas kepolisian dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat dengan cara yang elegan.

“Ini adalah bentuk komunikasi yang elegan yang berdampak pada penerimaan dan dapat menumbuhkan trust di tengah masyarakat,” tutur Dr Dedi.

Sedangkan kepada masyarakat, sambungnya, apa yang dilakukan oleh Kapolda Sumut ini adalah bentuh imbauah untuk meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda negeri ini dan berbagai negara di berbagai belahan dunia yang lain.

Jenderal bintang dua ini juga mengingatkan bahwa Covid-19 tidak akan pernah hilang dari muka bumi dan hingga kini vaksinnya masih terus dicari. Karena itu kehidupan harus terus berjalan kembali seperti biasa terutama kegiatan perekonomian masyarakat harus tetap produktif dengan tetap mengikuti protokol kesehatan seperti gunakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan jaga kebersihan.

“Saya kira apa yang dilakukan oleh Irjen Pol. Martuani Sormin ini patut dijadikan teladan, baik kepada jajaran Polri di Sumatera Utara maupun bagi masyarakat Sumatera Utara, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda,” katanya.(m05)

Teks;
Kapolda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin saat menggowes sepeda sendirian, untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus memantau suasana Kamtibmas.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.