BKM Masjid Raya Panyabungan Terima Kunjungan Silaturahmi Bupati Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): BKM Masjid Raya Panyabungan Al Qurro’ wal Huffazh, menerima kunjungan silaturahmi Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution pada Jumat, 26 Juni 2026.

Bupati yang hadir bersama beberapa pejabat di Pemkab Madina terlebih dahulu mengikuti salat Jumat sebelum membuka dialog dengan para pengurus masjid yang dulu didirikan sebagai tempat penghafal Al Qur’an ini.

Bendahara BKM Abdul Aziz Hasibuan menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Pemkab Madina itu. Dia menjabarkan rencana pembangunan masjid, termasuk penyiapan parkir sehingga mobil jemaah tidak berbaris di badan jalan umum.

Dia juga meminta perhatian pemerintah untuk percepatan pembangunan masjid yang berdiri di tengah Kota Panyabungan itu. “Dengan kehadiran Bapak Bupati, bisa jugalah kami dibantu untuk perbaikan-perbaikan supaya jemaah kita bisa beribadah dengan nyaman, dengan khusyuk di masjid ini,” kata dia.

Bupati Saipullah menilai pembangunan masjid sudah cukup bagus. Namun, yang paling utama adalah memastikan masjid bersejarah di Madina ini dimakmurkan dengan berbagai kegiatan keagamaan.

Dia berpesan agar para orang tua, bukan hanya BKM, mendekatkan anak-anak dengan masjid sehingga tidak banyak waktu terbuang di luar. Terlebih saat ini tantangan pergaulan remaja sudah mengkhawatirkan, utamanya terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

“Kejahatan narkoba di Madina ini sudah sangat luar biasa dan sasarannya adalah yang pertama anak-anak kita ini yang ada di depan kita ini,” sebut dia.

Kondisi tersebut, lanjut dia, kian mengkhawatirkan karena Madina termasuk salah satu pemasok ganja ke kota-kota besar. Saipullah menilai salah satu upaya mendasar yang bisa dilakukan agar anak-anak tidak terkontaminasi narkoba adalah dengan pendekatan ajaran agama.

Di sisi lain, Saipullah mengungkapkan rasa rindunya salat berjemaah di Masjid Al Qurro’ wal Huffaz. Sebab, di masa lampau masjid ini adalah salah satu tempat favoritnya ketika berkunjung ke Panyabungan.

“Maklum, karena waktu dulu zaman bapak, kakek-kakek dahulu kala sekolah di Panyabungan Timur, kami ini kalau masuk ke masjid ini rasanya suatu kebanggaan, suatu kemuliaan karena yang kita tuju kalau ke ibu kota kecamatan -saat itu – pasti mampir dan masuk ke masjid raya,” kata dia.

Bupati menerangkan, safari Jumat yang kerap dia lakukan bersama para pejabat daerah sebagai upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Sebab, pertemuan di kantor seringkali dibatasi oleh protokoler yang ketat(Isk/Dita).

Admin: Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Balita Idap Kanker Mata, Orang Tua Butuh Bantuan Biaya Berobat

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Nasip pilu menimpa balita usia 1 tahun 3 minggu, asal Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Balita yang diberi nama Amanda Tiara Indrayani ini mengidap…

    Read more

    Continue reading
    Untuk LKPJ 2025, Bupati Madina Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution, menyampaikan jawaban atas pandangan umum Fraksi- Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Untuk Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses