BMKG Sebut Adanya Patahan Baru dengan Nama Segmen Talamau

PASAMAN BARAT(Malintangpos Online): Mengingat adanya gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pasaman Barat beberapa waktu lalu, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) mengidentifikasi adanya patahan baru yang dinamakan dengan Segmen Talamau.

Segmen Talamau diidentifikasi setelah adanya gempa yang terjadi pada tanggal 25 Februari 2022 yang berbeda jalur dengan Segmen sianok, Segmen angkola dan Segmen semangko.

Patahan baru yang ditemukan BMKG ini belum tentu merupakan patahan yang baru terjadi, melainkan patahan yang belum memiliki nama sebelumnya karena selama ini belum teridentifikasi oleh BMKG. Hal ini memerlukan kajian lebih lanjut.

Patahan ini akan di kaji ulang oleh BMKG sesuai yang disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat menyampaikan penemuan patahan baru yang pusatnya di Talamau.

BMKG juga sudah menyatakan kekuatan gempa terus menurun dan melemah sehingga masyarakat diminta untuk tidak khawatir terhadap gempa susulan, karena jumlah aktivitas gempa susulan telah berkurang.(Infokom/Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Terima 500 Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Minta Perusahaan Proaktif

    DELISERDANG(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima 500 keping kartu BPJS Ketenagaakerjaan bagi pekerja rentan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran…

    Read more

    Continue reading
    Kehadiran CV.Sumber Batu Menunjukkan Tren Positif Untuk Pengembangan Olahraga di Madina

    KOTANOPAN (Malintangpos Online): Sinergi antara sektor swasta dan pengembangan bakat olahraga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Direktur CV Sumber Batu, Maraginda…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses