BPD Tidak Difungsikan, LSM Mendesak Polisi Periksa Kades Pasar V Natal

Ilusterasi Uang DD

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Masyarakat Desa Pasar V (Lima) Natal Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, melalui LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Genta Madina, LSM.Merpati Putih Tabagsel, mendesak Polisi ataupun Tipikor Polres Mandailing Natal, segera jemput bola untuk melakukan pemeriksaan terhadap  Idris sebagai Kades Pasar V Natal, yang diduga telah menggelapkan Dana Desa(DD) tahun 2017-2018 sesuai laporan BPD desa itu.

            “ Ketua dan Anggota BPD Desa Pasar V Natal melalui surat Nomor : 002/BPD/PL/2019 tanggal 11 November 2019 telah melaporkan Kepala Desa (Kades) ke Inspektorat Mandailing Natal, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya, karena itu wajar Polisi segera mengambil alih penyelidikan maupun pemeriksaan terhadap Kades,” ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, Minggu pagi( 19-1) di Rindang Hotel Panyabungan, Jalan Willem Iskander Dalan Lidang, ketika dimintai komentarnya oleh sejumlah Wartawan.

            Disebutkannya, siapa lagi kawan Kades musyawarah di desa jika BPD saja tidak difungsikannya, jangan-jangan Kades hanya musyawarah dengan istrinya atau anaknya, lalu mengajukan program kegiatan Dana Desa(DD) dan uniknya Inspektorat dalam pemeriksaan rutinnya setiap tahun kok bisa lolos, ada apa ia.

Surat Pernyataan BPD Pasar V Natal/Dokumen MP

Mungkin Auditor ngak teliti..? tanya Wartawan “ Sambil tertawa Ketua LSM tersebut, mengutarakan Auditor seperti itu seharusnya ditangkap polisi, jangan-jangan Auditor dan Kades yang bagi-bagi uang untuk Pemuda, Mesjid dan BUMDes yang dilaporkan oleh BPD dan pengurusnya, mudah-mudahan penilaian kita salah,” ujar Khairunnisyah dengan tegas dan lantang.

            Karena itulah, sebaiknya Polisi jemput bola, serta Camat Natal Riplan Nasution, Plt.Kadis PMD Madina Syahnan Batubara dan juga Kadis Keuangan Madina,segera melakukan langkah-langkah penertiban administerasi, yang benar saja Dana Desa(DD) cair setiap waktu tanpa ada musyawarah dan laporan yang ditanda tangani BPD, aneh namanya itu, apa gunanya BPD jika begitu.

            “ Jangan-jangan BPD yang dipimpin Salman (Ketua) dan Zulkifli (Sekretaris) sudah tidak menjabat sebagai pengurus BPD Desa Pasar V Natal, tapi kenapa Kades ngak mau Klarifikasi ia, Bupati harus turun tangan sebelum masyarakat lebih jauh melaporkan Kades,” ujar Ketua LSM Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah dengan tegas.

Dana Desa Tahun 2018 Desa Pasar V Natal./ Dokumen MP

Sekretaris LSM.Genta Madina Chandra Siregar dimintai komentarnya, Minggu(19-1) di Kota Panyabungan, menilai bahwa Kepala Inspektorat dan Kadis PMD Madina, serta Camat Natal gagal dalam melakukan pembinaan terhadap Kades yang mengelola Dana Desa selama ini, sebab Bimtek berapa kali, tapi BPD saja tidak difungsikan, gimana mau baik desa kita di Mandailing Natal.

            Terus terang, katanya, sangat heran dengan sikap Kepala Inspektorat Mandailing Natal, yang begitu banyak masyarakat melaporkan Dana Desa(DD) dan nyata-nyata BPD tidak dilibatkan, tapi lolos dari pemeriksaan, buktinya DD cair tiap tahunnya dengan mengabaikan peran serta BPD disetiap desa, ini kita yang bingung.

            “ Kementerian gembar-gembor, bahwa masyarakat berhak mengawasi DD, stetmen pihak Kementerian Desa ngeri awak membacanya, tapi masyarakat melaporkannya justuru menjadi musuh bagi pemerintah, sampai sekarang 100 % Dana Desa ngak ada masalah, walaupun protes dan pengaduan sangat banyak,” katanya(NR/SN/Red)

 

 

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.