BPK RI Harus Turun Tangan, Proyek Irigasi Senilai Rp 2,5 Milyar TA 2019 Di Palas Rusak

Proyek pembagunan irigasi di Aek Paringgonan Saba Rimba Kecamatan Ulu Barumun

PADANG LAWAS(Malintangpos Online): “ Jujur Itu Hebat,” Kalimat itu adalah yang cocok disampaikan kepada Kepala Dinas PUPR Kab.Palas dan Kontraktor yang mengerjakan proyek pembagunan Daerah Irigasi (DI) Aek Paringgonan Saba Rimba di Desa Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas, yang sudah rusak sekalipun baru dikerjakan.

            Pembagunan Irigasi yang menelan anggaran senilai Rp 2,5 milyar Rupiah bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 dengan pelaksana CV Fadilah Jaya dan CV Jasa Persada Konsultan sebagai konsultan pengawas yang ditunjuk oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Palas.

            Bonardon Nasution di Paringgonan, Selasa (26/11) mengatakan pembagunan proyek daerah irigasi ini sangat diperlukan untuk mengairi persawahan petani dan keperluan Masjid setempat, namun belum sebulan irigasi tersebut sudah rusak.

Proyek pembagunan irigasi di Aek Paringgonan Saba Rimba Kecamatan Ulu Barumun, sedang berlangsung perbaikan dinding waduk yang rusak.

“Dari hasil pantauan dilapangan proyek bernomor kontrak 610/03/SPKK-PR/PML-WIL.IV/DAK/2019 itu terdapat beberapa kerusakan yang terbilang parah, selain dinding yang mengantung juga sudah ada dinding waduk yang jebol”, ucapnya.

            Sementara tokoh Pemuda Kabupaten Padang lawas Risman Hasibuan, di Sibuhuan menduga bahwa pengerjaan irigasi tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan, sehingga mengurangi mutu dan kualitas bangunan tersebut.

            Seharusnya, kata Risman, hal ini tidak terjadi,  jika sejak awal pengerjaan pembagunan proyek  irigasi ini diawasi secara ketat oleh konsultan pengawas dan pengawasan dari DPUPR Palas.

            Namun tidak demikian kenyataannya, Risman menduga pengerjaannya tidak diawasi dengan ketat, kalau pengawas melakukan pengawasan sesuai dengan poksinya maka tidak  terjadi kerusakan pada proyek irigasi yang baru rampung tersebut.

            “Karena diduga konsultan pengawas tidak menjalankan fungsinya secara maksimal yakni memonitoring dan mengevaluasi pekerjaan, sehingga pengerjaan proyek irigasi yang dikerjakan rekanan berujung buruk”, ucapnya.

Proyek Irigasi Paringgonan

Risman meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Sumatera untuk mengaudit semua hasil pengerjaan pembagunan daerah irigasi, (tercatat 14 lokasi pembagunan proyek DI di Kabupaten Palas yang bersumber dari DAK) yang telah menelan anggaran belasan milyar tersebut.

            Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat melalui Kepala Bidang Pengairan Amir Han Hasibuan, saat dihubungi mengatakan kerusakan daerah irigasi didesa Paringgonan sedang dalam perbaikan pihak rekanan.

            “Kerusakan irigasi tersebut masih tanggung jawab kontraktor untuk memperbaikinya dan sekarang ini sedang berjalan perbaikannya”, ucapnya.

            Pantauan awak media, Selasa (26/11) dilokasi proyek pembagunan irigasi di Aek Paringgonan Saba Rimba tersebut sedang berlangsung perbaikan  dinding waduk yang jebol( Tim/Red).

 

 

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.