Buanglah Sampah Ditempatnya, Jika Kita Sebagai Masyarakat Ingin Sehat (1)

Petugas Kebersihan Dari Dinas Lingkungan Hidup

Buang Sampah Sembarangan dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan dan kesehatan. Di antaranya adalah pencemaran lingkungan, Banjir, penyabaran penyakit dan keruskan Ekosistem.

Berikut adalah beberapa dampak lebih rinci dari membuang sampah sembarangan:
Dampak Lingkungan:
Pencemaran Air:

Sampah yang dibuang ke sungai atau saluran air dapat mencemari sumber air bersih, membahayakan makhluk hidup di air, dan merusak ekosistem sungai.

Pencemaran Tanah:

Sampah yang dibuang ke tanah dapat merusak kesuburan tanah dan mencemari air tanah.

Pencemaran Udara:

Pembakaran sampah yang tidak terkontrol dapat menghasilkan gas berbahaya dan partikel yang mencemari udara.

Banjir:
Sampah yang menyumbat saluran air dan sungai dapat menyebabkan banjir, terutama saat musim hujan.
Lalu kenapa orang selalu buang Sampah Sembarangan…? Jujur ia, bukan karena ada kebencian dan bukan mengada – ada, tetapi hasil Investigasi dari titik pembungan Sampah disejumlah persimpangan jalan di Kota Panyabungan.
Misalnya disimpang Jalan Pemuda Kelurahan Panyabungan II, Kalau dilihat setiap warga yang buang Sampah disimpang tersebut mayoritas wanita yang ber pendidikan.
Kenapa begitu..? Apakah karena memang tidak ada lagi tempat pembuangan sampah yg pas, bisa jadi, sehingga kebiasaan buruk tersebut sampai sekarang tidak berubah.
Padahal, selama ini banyak anak – anak yg mendorong Arteco dari rumah ke rumah untuk memungut sampah agar dibuang ditempat yg pas dan tidak mengganggu.
Lalu salahnya dimana..? Yg paling beratnya, warga yg mau membuang Sampah sama sekali tidak mau memberikan imbalan kepada anak – anak yg mau mengangkut sampahnya, sehingga anak – anak yg tidak digaji tersebut malas mengangkut asampah warga tersebut,
Akibatnya, mungkin di otak dan pikiran warga tersebut ” Donok disimpang Jalan Pemuda ditarok nanti ” akhirnya Sampah disimpang tersebut menumpuk setiap pagi nya sampai sekarang.
Sampah kan diangkut setiap pagi..? Memang betul, persoalannya, apakah kita sebagai warga tidak merasa malu dengan tumpukan sampah tersebut, bagaimana jika ada yang kordinir itu sampah. Mungkin lebih baik dan bersih daerah kita. Mungkin ia.
Contoh, sebagai warga yg ” Cinta Kebersihan ” Pernahkah kita melihat Penyapu Jalan setelah selesai Salat Subuh setiap harinya di Kota Panyabungan..? Jika pernah kita akan membuang Sampah sembarangan, jika belum pernah, coba jalan – jalan setelah salat Subuh dulu.( Bersambung Terus)
Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Wakil Bupati Madina Santuni Anak Yatim di Kec.Panyabungan Selatan

    PANYABUNGAN SELATAN(Malintangpos Online):Santunan atau bantuan untuk anak yatim dan piatu yang dianggarkan di APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2026 merupakan bukti perhatian pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Wakil Bupati…

    Read more

    Continue reading
    Jumat Ketiga Ramadhan, Camat Panyabungan Utara Apresiasi Korwasis Madina Yang Terus Berbagi Takjil

    MOMPANG JULU(Malintangpos Online): Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di depan halte Kantor…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses