Budiman Lubis Angkat Bicara, Pasca Penikaman Warga Desa Lubuk Soting

ROKAN HULU(Malintangpos Online): Pasca Penikaman Atau Perencanaan Pembunuhan Yang Terjadi Di Wilayah Desa Tambusai Timur Dan Lubuk Soting Melalui Salah Satu Tokoh Desa Tersebut Halomoan Nasution Meminta Aparat penegak Hukum Menutup Habis Kape Remang – Remang Yang Ada Diwilayah Dua Desa tersebut pada Selasa Siang (15/12)Disekretariatnya.

Sukrial Halomoan menyampaikan Kepada Reporter Media ini Bahwa Di kape Jalan lidang itu Sudah Banyak Korban Baik Pembunuhan Perampokan Bahkan Disinyalir Berputarnya Barang Haram Berupa Sabu – Sabu Atau Sejenisnya”ucap Halomoan.

Lanjut Pria Yang Akrab Disapa Lomo itu Secepatnya Kita akan Desak Satpol PP Rohul Dan Pihak Kepolisian Untuk Menutup Warung Esek – Esek itu Karna Sudah Sangat meresahkan Masarakat Disana Apalagi Inikan Negri Seribu Suluk Disana Banyak Pesantren Jadi Tak Layak lagi Ada Warung Esek Esek Itu”pungkas Bung Lomo.

“Saya Juga meminta Aparat Penegak Hukum Supaya Mengusut Tuntas pelaku Penikaman Ke salah satu Warga Desa Lubuk soting”Tegas Halomoan.

Sementara itu dilain tempat Salah seorang Anggota DPRD Yang Juga Putra Asal Desa Tingkok Budiman Lubis Saat Dikompirmasi terhadap Kejadian penikaman Dan keberadaan Kape mengatakan Meminta kepada kepala desa setempat untuk menerbitkan surat penutupan dan membuat berupa perdes (peraturan Desa)agar tidak bisa mendirikan kafe remang- remang diwilayah Desa Tambusai Timur, karena merugikan generasi desa kita”papar Budiman Lubis.

Tambahnya lagi ,kejadian nya bukan hanya sekali tapi sudah berkali kali,kalau tidak di indahkan laporkan kepada kepolisian, tetapi persoalan tersebut akan dilaporkan kepada pemerintah kabupaten melalui Satpol PP Supaya membantu pihak desa untuk bertindak dengan menutup permanen kawasan tersebut”pungkas Budiman.(Nst/Awi)

Admin : dita risky saputri,SKM

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.