Bupati Tapsel Lounching Aplikasi Lastuntas

TAPSEL (Malintangpos Online): Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu melaunching aplikasi Layanan Aplikasi Penurunan Risiko Stunting (LASTUNTAS) di aula Bappeda Tapsel, Selasa (8/11).

Dalam sambutannya, Bupati menyebut
Pemkab Tapsel mengapresiasi Kepala Bappeda Tapsel Chairul Rizal Lubis yang telah memperkenalkan aplikasi tersebut.

” Semoga jangka panjang aplikasi ini dapat menurunkan angka stunting tingkat anak balita, sekaligus mendukung Tapsel yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” harapnya.

Disebutkan, Aplikasi proyek perubahan LASTUNTAS yang dibangun Rizal yang sedang mengikuti Pim Tingkat II Pusdiklat Khan LAN-Aceh dapat menjadi contoh penanganan stunting bagi daerah lain.

Sementara, Kepala Bappeda Tapsel Chairul Rizal dalam presentase mengatakan bahwa Aplikasi LASTUNTAS merupakan layanan informasi bagi masyarakat tentang stunting dan sebagai sarana/alat untuk memudahkan koordinasi dan kolaborasi antar dinas (OPD )dan pemangku kepentingan lainnya terkait stunting.

Dia menyebut Aplikasi ini dapat di akses masyarakat luas melalui alamat website
http://lastuntas.tapselkab.go.id

“Penanganan stunting tidak saja tugas pemerintah semata, tetapi juga melibatkan akademisi, swasta, media, dan masyarakat,” ungkapnya.

Dia optimis Aplikasi LASTUNTAS ini cukup efektif dalam mengetahui perkembangan termasuk risiko stunting di Tapsel, juga memudahkan untuk melakukan cascade ( pemetaan wilayah penanganan) sebagai dasar perencanaan berbagai program kegiatan untuk intervensi dalam rangka penurunan stunting dan resiko stunting.(Rong/BS)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Telat Bertindak, Sampah Jadi Pemandangan Sehari-hari di Kota Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Permasalahan sampah di Kota Panyabungan kian memprihatinkan. Bahkan, di mata sebagian warga, kondisinya sudah tergolong parah. Tumpukan sampah yang kerap terlambat diangkut memunculkan tanda tanya besar, seolah ada yang…

    Read more

    Continue reading
    Terkait Korupsi “ Smart Village ”, Kejari Madina Terus Buru Bukti Baru

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kejaksaan Negeri Madina terus memburu alat bukti baru dalam kasus korupsi proyek Smart Village 2023. Tersangkanya MA, Direktur Utama PT ISN. Nilai proyek Rp24,9 juta pe r desa,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses