Bupati Taput Tanda Tangani Prasasti Monumen Sing Sing So Pencipta Lagu Batak Siddik (S. Dis) Sitompul

TAPUT(Malintangpos Online): Bupati Taput Drs. Nikson Nababan M.Si menandatangi Prasasti Monumen alm. Siddik Sitompul pencipta lagu Batak bersama keluarga S. Dis Sitompul bertempat di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput, Kamis (11/11/2021).

Hadir mendampingi Asisten Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung dan beberapa Pimpinan Perangkat Daerah terkait.

Siddik Sitompul (S.Dis) Lahir di Pahae Pada tanggal 10-12-1904, wafat Pada tanggal 14-10-1974. Salah satu putra terbaik Dari Tanah Batak, tepatnya di Pahae Taput.

Penerima Piagam komponis nasional, dan pencipta Lagu-lagu batak yang sangat melegenda diantaranya lagu O Tano Batak, Luat Pahae, Nunga Loja Au Tuhan, Borhat Ma Dainang, Sing Sing So, Butet, Anju Ahu, 10 November 1945, O Pio dan Sengko Dainang Sengko.

Dalam sambutannya Bupati Nikson mengucapkan terima kasih atas kehadiran keluarga S. Dis yang diwakili oleh putri bungsu dari S. Dis, Junita Sitompul dan cucu Bozra Sitompul ke Rumah Dinas Bupati Taput.

“Suatu kebanggaan buat saya kedatangan keluarga dari seorang Legenda terkenal yang lagunya diputar di mana-mana bahkan dinyanyikan banyak orang bukan hanya di Tanah Batak tapi di seluruh Indonesia bahkan dunia. Dan suatu kehormatan besar buat saya diminta untuk menandatangi prasasti Monumen Sing Sing So sang Legenda. Ini akan menjadi sejarah hidup yang sangat berarti buat saya pribadi dan monumen yang akan diresmikan nanti akan menjadi sejarah yang bernilai di Kabupaten Tapanuli Utara khususnya buat pertanda sejarah untuk generasi selanjutnya bahwa apapun profesi yang dikerjakan bila dikerjakan dengan tulus dan jujur akan menjadi sebuah sejarah bagi anak cucu kita,” ungkap Bupati Nikson.

Selanjutnya Bupati Nikson menyatakan bahwa Alm. S. Dis tidak cukup hanya sebagai legenda di dunia seni tetapi sebenarnya patut diusulkan sebagai Pahlawan Nasional karena karyanya yang nasionalis. Bupati juga mengusulkan kepada Perangkat Daerah agar Pemerintah juga turut memperhatikan kelestarian monumen sang Legenda yang menyandang motto “Ars Longa Vita Brevis – Hidup Itu Singkat, Seni Itu Abadi”.(PDIP/Dar)

 

Admin ; Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.