Bupati Taput Tinjau Longsor di Adiankoting: Akses Taput–Tapteng Lumpuh Dua Hari

TAPANULI UTARA(Malintangpos Online):Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si bersama Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, SH, M.Han meninjau lokasi longsor di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Adiankoting untuk melihat langsung kondisi jalan serta memastikan upaya penanganan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi. Rabu (26/11).

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, jajaran Polres Taput, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR. Seluruh unsur terkait melakukan koordinasi intensif untuk menentukan langkah penanganan darurat agar akses jalan yang menghubungkan Taput–Tapteng dapat segera pulih.

Dalam keterangannya, Bupati JTP Hutabarat meminta percepatan pengerahan alat berat untuk membantu pembersihan material longsor. “Alat berat yang berada di kecamatan lain mohon segera diturunkan ke sini agar pengorekan dan pembukaan jalur bisa selesai dengan cepat,” tegasnya. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini akses jalan masih tidak bisa dilalui akibat material longsor, runtuhan tebing, dan badan jalan yang amblas ke jurang.

Bupati menambahkan bahwa listrik di sejumlah desa sekitar juga padam, sehingga menyulitkan koordinasi dengan para petugas di lapangan. Ia berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat untuk percepatan penanganan bencana serta pemulihan akses ekonomi masyarakat.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu turut menyampaikan keprihatinannya atas lumpuhnya akses utama Taput–Tapteng selama dua hari terakhir. “Ini satu-satunya akses menuju Tapteng–Sibolga. Kami berharap Pemprov Sumut dan Kementerian PUPR dapat segera bergerak bersama Pemda Taput dan Tapteng untuk membuka kembali jalan ini,” ungkapnya.

Bupati JTP Hutabarat dan rombongan juga meninjau rumah-rumah warga yang terdampak akibat tanah longsor serta berdialog langsung dengan masyarakat. Ia mengimbau warga agar tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi berpotensi memicu banjir dan longsor di sejumlah titik.

Menutup peninjauan, Bupati JTP Hutabarat menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dan lintas instansi dalam menghadapi bencana longsor. Mereka berharap penanganan yang terintegrasi dari pemerintah daerah hingga pusat dapat meminimalkan dampak bencana serta mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat.(Rel/Tapu)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Lanjutan Proyek Torjam Tahun 2022, Polres Padangsidimpuan Tetapkan Kadis Perkim Bersama 2 Orang Sebagai Tersangka

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpis Online): Proyek Lanjutan Pembangunan Dek Kelurahan Kantin (Taman Torjam) yang didanai APBD Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2022 senilai Rp2,3 miliar kini resmi berujung pada proses hukum. Bahkan, Polres…

    Read more

    Continue reading
    JPU Ajukan Banding Atas Putusan Kasus Pembunuhan Anggota Paskibra di Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, mengajukan upaya hukum Banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Mandailing Natal (PN Madina) terhadap terdakwa Yunus Syahputra dalam perkara…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses