Bupati/Wakil Bupati Madina Mendatang Jangan Hanya Menerima Laporan ” ABS ” (1)

Jalan ke Desa Mondan Kec. Hutabargot/Dita Risky Saputri, SKM

Pelaksanaan Debat Publik Calon Bupati/Wakil Bupati Madina, sudah selesai, walaupun masing – masing pendukung paslon mengaku ” Paling Bagus dan Benar ” masyarakat tidak ambil pusing soal argumentasi yang disampaikan oleh pendukung paslon.

Karena yang terpenting bagi masyarakat sekarang ini atau kedepan adalah siapapun Bupati/Wakil Bupati Madina priode 2021/2024, masyarakat sangat menginginkan agar Bupati/Wakil Bupati sering jemput aspirasi ketengah -tengah,jangan hanya menerima Asal Bapak Senang(ABS) seperti selama ini.

Apalagi, APBD Madina tembus hampir jumlahnya Rp 1,7 Triliun, tapi manfaatnya untuk kepentingan masyarakat banyak ” Wallohu Aqlam ” karena banyaknya staf Bupati/Wakil Bupati Madina yang membuat Laporan ABS, ngeri juga.

Kios di Hutabargot Mubazir / Dita Risky Saputri, SKM

Waktu debat publik, ada kalimat soal IPM Kab. Madina rangking 29 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut, separah itukah Mandailing Natal, apakah itu ril dan nyata, entahlah, yang jelas kita rangking 29 untuk tingkat Sumatera Utara.

Padahal, kalau kita perhatikan postingan sejumlah tokoh dan mengaku paling benar, rasanya kita, sesuai Visi dan Misi H. Amru Daulay, SH kurun waktu 15 tahun kita sudah unggul di Sumatera Utara, ternyata tidak tercapai, hanya bertengker di rangking 29 atau rangking nomor 5 dari bawah.

Jln di Desa Hutanamale/Dokumen

Kenapa begitu..? Tingkat keseriusan kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan jelas jauh dibawah standar yg kita hadapkan, karena pengelola pendidikan yang ditempatkan ” Kurang Pas ” sebab lebih dominan mengurusi proyek pembangunan, begitupin proyek yang diurus banyak yang tidak sesuai dengan anggaran yang disediakan alias cendrung ” Mark Up ” tidak perlu lagi kita jabarkan satu persatu proyeknya.

Begitu juga dengan Infrasturuktur jauh lebih parah lagi, padahal jika Dana Desa(DD) saja benar -Benar dibuat regulasi yang jelas atau otonomi desa itu lebih kita tonjolkan dan jika ada yang melenceng terus di tegur dan di arahkan, sudah bisa, ini ayo kita langsung turun, anggaran DD menjadi masalah pelaksanaannya, entahlah.

Tribun Olah Raga Sipapaga/Dita Risky Saputri, SKM

Lagi -lagi mungkin selama ini Bupati/Wakil Bupati kurang melihat langsung keadaan Infrasturuktur kita, sebab yang membuat laporan mungkin hanya ” ABS ” saja, sehingga Infrasturuktur kita dimana -mana banyak yang rusak.

Penulis, bukan mengatakan Bupati/Wakil Bupati tidak ada membangun jalan, banyak juga, hanya saja sekala prioritasnya itu yang kurang pengkajian dari pihak yang menangani persoalan Infrasturuktur jalan dan yang bisa menjawabnya adalah pemerintah juga, kalau rakyat hanya mengeluh dari yang dia rasakan(Bersambung Terus)

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.