Dampak Longsor di Tanobato, 30 Kades di Kec.Batang Natal Mengakui Warganya Mulai Resah

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):” Hanya Gubsu dan DPRD Sumut, yang paling cepat menyelesaikan Pembersihan Longsor di Wilayah Desa Tanobato Kec.Panyabumgan Selatan,” Ujar sejumlah Kades dari Kec.Batang Natal.

Kenapa..? Sangat tidak mungkin Dana Desa dan APBD Madina dibuat untuk membersihkan tumpukan longsor, karena Jalan Jembatan Merah – Muarasoma adalah tanggung jawab Gubsu C/Q.Bina Marga Bina Kontruksi Sumut.

” Kita menunggu kebijakan Pemerintah, jika belum bisa lewat sampai Besok,Selasa(26/12) kita Kepala Desa se Kec.Batang Natal, akan membawa Pacul membantu Pihak UPT.Bina Marga Sumut, untuk membersihkan Longsor,” Ujar Kepala Desa Ampung Padang,Syawaluddin.Batubara,Senin(25/12) Via selular ketika dihubungi.

Kata Kades, Minggu(24/12) di Wilayahnya dan Pasar Simpang Gambir, harga Cabai sudah Rp 120.000/ Kg dan beras memang belum terasa naiknya, sebab warga baru menerima Bantuan Beras.

” komunikasi saya dengan sejumlah Kades, warga di 30 Desa se -Kecamatan Batang Natal,sudah mulai resah dan bingung akibat longsor di Desa Tanobato Kec.Panyabungan Selatan,” ujarnya.

Sedangkan Kades lainnya,sangat mengharapkan Gubsu dan DPRD Sumut,mendesak Kadis Bina Marga Sumut,agar segera turun ke Mandailing Natal.

” Kadis Bina Marga Bina Kontruksi Sumut, jangan menyerahkan sepenuhnya kepada UPTD Bina Marga Sumut di Kotanopan, ini sudah 4 hari Tertutup akses jalan ke Pantai Barat,” ujar sejumlah Kades (Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Mahasiswa UIN Suska Kritik Kewajiban Tes NAPZA Dinilai Memberatkan

    PEKANBARU(Malintangpos Online):  Kebijakan UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau yang mewajibkan mahasiswa baru mengikuti Tes NAPZA( Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif ) dengan biaya mandiri menuai kritik. Kebijakan ini…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Jadi Pembicara Utama Diskusi Panel di UMA

    MEDAN(Malintangpos Onlinr): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution didaulat sebagai pembicara utama dalam panel diskusi bertajuk Pengembangan Wilayah Berbasis Komoditas Unggulan: Integrasi Perkebunan Presisi dan Manajemen Rantai Pasok Pisang…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses