Data BST Amburadul(1), Warga Geruduk Kantor Camat Panyabungan

Warga Geruduk Kantor CamatAKIBAT Dampak Covid -19 dan juga adanya perhatian pemerintah terhadap masyarakat untuk memberikan berbagai jenis bantuan, baik PKH, BST, BLT DD, serta lainnya mendapat sambutan baik dari masyarakat, termasuk warga Kabupaten Mandailing Natal.

Sayangnya, niat pemerintah Republik Indonesia tersebut justuru berbanding terbalik dengan di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, karena data yang muncul justuru warga Yang rata-rata mampu justuru menjadi penerima bantuan, yang nyata-nyata miskin tidak menerima, aneh kan.

Contoh, Senin(18/5) warga Kelurahan Panyabungan III Kec. Panyabungan, Geuduk kantor Camat, untuk memprotes kebijakan pemerintah menetapkan penerima BST (Bantuan Sosial Tunai)  Rp 600.000.-

Siapa yang salah..?  BPS, Kades/Lurah,Camat,Kadis Sosial, atau Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal,ngak jadi soal lagi, karena warga ingin cepat dapat bantuan, guna untuk kepentingan Idul Fitri yang sudah diambang pintu.

Warga Desa Gunungtua Julu, Warga Kelurahan Panyabungan III Kecamatan Panyabungan, yang menggeruduk kantor Camat, suatu bukti nyata bahwa betapa Bobroknya Administerasi kependudukan kita sekarang ini.

Padahal, soal data-data yang menjadi dasar untuk mendapatkan bantuan pemerintah sudah sejak lama disampaikan Kadis Sosial, baik ke Camat maupun ke Kades agar data – data dikumpul oleh setiap Kades, tapi inilah buktinya bobroknya administerasi kita sekarang(Bersambung Terus)

 

Admin : iskandar

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

    MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

    Read more

    Continue reading
    Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses