Demo Silakan, Aktivis Desak Polisi “Amankan ” Pembakar Mobil

JAKARTA(Malintangpos Online): ” Malang Benar Nasibnya, ” Kata-kata itulah yang cocok disampaikan kepada pemilik Mobil, Honda yang terbakar dan juga warga dan Polisi yang menjadi korban luka saat terjadi aksi demo dan Bolkade Jalinsum yang menuntut Kades Mompang Julu Kec. Panyabungan Utara Kab. Madina yang berahir dengan kerusuhan antara warga yang demo dengan polisi, Senin(29/6)

Selain aksi bakar dua(2) unit Mobil yang salah satunya Mobil Dinas Wakapolres dan Kepala Desa juga mengundurkan diri, setelah adanya rapat dengan Pemda Madina dirumah dinas Bupati.

” Demo itu boleh dan syah, tapi kalau sampe rusuh dan terjadi pembakaran itu sudah tidak benar lagi, Polisi harus mengusut tuntas pelaku pembakaran kenderaan, ” Ujar Aktivis Hukum asal Kab. Madina Fahrozi Nasution, SH, Selasa(30/6) di Depan Kantor Kejaksaan Agung Jakarta.

Kata dia, seharusnya jika persoalannya Kades harus mundur, Bupati harusnya sejak ada aksi sudah wanti -wanti dan tidak perlu sampe malam baru panggil Kades dan Camat.

Apalagi,katanya, satu bulan sebelumnya aksi protes dari warga sudah terjadi dan waktu itu pemerintah berjanji akan menuntaskan, tapi pemerintah tidak respon dan akhirnya warga membuat aksi lagi, yang selah Pemda Madina dan saya tidak menuduh Bupati.

Sesuai berita Media Online, Jalinsum baru dibuka Selasa(30/6) pukul 03.30 Wib pagi setelah Kades mundur dan warga protes agar jangan ada pengusutan terhadap warga yang melakukan demo, itukan aneh.

Karena itu, sebagai warga Mandailing Natal, meminta kepada Kapolres Madina agar mengusut para pelaku yang telah bertindak anarkis.

Kalau polisi tidak mau..?  Waduh, gawatlah, yakinlah aksi yang sama akan terus berlanjut, Kades siap -siap untuk mundur, karena akan datang aksi yang sama nantinya, karena walau anarkis tidak ada tindakan, gawatlah kita itu,ujar Fahrozi. Nasution, SH

Zulfahmi Hasibuan,SH ditempat terpisah, menilai aksi demo yang berujung anarkis atau bentrok antara polisi dan warga adalah kelalaian dari pemerintah menanggapi aspirasi rakyat yang telah disampaikan.

” Sebaiknya Polisi harus secepatnya melakukan penyelidikan terkait pembakaran mobil dan Honda, serta menyeretnya ke Pengadilan, ” ujar Hasibuan( RH/Tio)

Admin : Iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Rehabilitasi Lahan Pertanian Rampung, Petani Segera Masuk Masa Tanam

    SIABU(Malintangpos Online):Rehabilitasi lahan pertanian di Tangga Bosi, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya rampung setelah sempat terkendala beberapa saat.Sementara, pemulihan di Kecamatan Naga Juang ditargetkan selesai pekan depan. Wakil…

    Read more

    Continue reading
    Pemkab Madina Terima Kunjungan Direktur BNN

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Forkopimda menerima kunjungan Direktur Alternatif Development Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI Brigjen Pol. Edi Swasono di Ruang Kerja Bupati, Komplek Perkantoran…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses