Di Blok C TRB, Kios Bantuan Bank Indonesia Mubazir

RAJA BATU(Malintangpos Online): Sejumlah  warga dan ASN di lingkungan Pemda Madina, merasa heran dan banyak yang tersenyum melihat Bangunan Kios Bantuan Bank Indonesia di Blok C Taman Raja Batu Panyabungan, Mubazir alias tidak pernah di fungsikan sejak di bangun sampai sekarang.

” ada 6 pintu Kios Bantuan Bank Indonesia(BI) di sekitar Taman Raja Batu, tidak pernah di fungsikan,” Ujar ASN Pemda Madina Marga Nasution,Senin(27/12) di Gedung DPRD.

Kata ASN tersebut, seharusnya waktu itu Pemda Madina, jangan membangun Kios di tempat itu.

Kenapa..? Sama saja dengan mencoreng wajah Kepaka BI Cabang Sibolga, karena sangat tidak mungkin ada yang mau datang belaja jika Kios tersebut di fungsikan, karena posisi nya di Blok C.

Seharunya, pihak BPK Perwakilan Sumut periksa pihak – pihak yang terlibat dalam pembangunannya.

Kadis Koperasi Madina ikhwan yg mau di konfirmasi, selalu gagal, sebab tidak ada di ruang kerjanya.

“Maaf lagi istirah, besok saja datang pagi – pagi,” kata staf dikantornya ( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Polsek Linggabayu Sosialisasi PETI di Desa Lobung

    LINGGABAYU(Malintangpos Online): Atas perintah Kapolsek, sosialisasi Pertambangan Emas Tanpa Izin( PETI) yang dipimpin oleh Kanitreskrim Polsek Linggabayu Ipda.FS.Simanjuntak, Rabu(01/04) di Desa Lobung Berjalan dengan Aman dan Sukses. ” Sosialisasi Pertambangan…

    Read more

    Continue reading
    SMSI Madina Laporkan Kades Jambur Baru, Diduga Selewengkan Dana Desa dan Pengrusakan Aset Daerah.

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaporkan Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, RH ke Inspektorat, Rabu (01/04/2026). Laporan ini disampaikan sebagai peran kontrol…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses