Di SMPN 15 Padang, Jika Terlambat ke Sekolah Disanksi Baca Alquran

PADANG(Malintangpos Online): SMPN 15 Padang punya cara berbeda dalam pemberian sanksi kepada anak didik yang terlambat datang ke sekolah.

Jika di sekolah lain memberlakukan sanksi fisik seperti gotong royong, membersihkan sampah dan lainnya, namun di SMPN 15 Padang, anak yang terlambat datang disuruh membaca Al Quran di halaman sekolah.

Kepala SMPN 15 Padang Setrial membenarkan sanksi berupa membaca Al Quran ini. ”Bagi siswa yang terlambat datang ke sekolah, mereka kita minta membaca ayat-ayat suci Al Quran. Masing-masing mereka membaca 3 ayat,” kata Setrial, Minggu (12/2/2023).

Ia mengungkapkan sanksi membaca Al Quran ini bertujuan dalam rangka membentuk karakter anak didik. Di samping itu juga untuk mendekatkan mereka dengan Al Quran.

“Ini akan menjadi program khusus di SMPN 15 Padang. Kami lihat masih banyak anak-anak didik yang belum lancar baca tulis Al Quran. Maka dengan ini kita harapkan mereka bisa membaca Al Quran dengan benar dan lancar,” ucapnya. (Charlie)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Harumkan Nama Daerah, Dua Putra-Putri Terbaik Padang Lawas Berangkat Ke Paskibraka Sumatera Utara

    SIBUHUAN(Malintangpos Online): Bupati Padang Lawas,Putra Mahkota Alam Hasibuan,SE ,memberangkatkan 2 orang siswa terbaiknya, yang akan mewakili mengikuti Paskibraka Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 dari kantor Bupati. Selasa (04/08). Kedua…

    Read more

    Continue reading
    HKBP Kena Prank! Bobby Persiapkan Sulaiman Harahap Menjadi Sekda

    Setelah skenario awal menjadikan Topan Ginting sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kandas. Bobby terpaksa mengubah skenario pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Topan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses