Diskusi Dana Desa(1), Awasi Pelaksanaan Dana Desa Selamatkan Uang Rakyat

Ilusterasi Jalan Rabat Beton di Madina yang seharusnya/foto Vincent Mone, ST

PELAKSANAAN  Anggaran Dana Desa(DD) untuk wilayah Kabupaten Mandailing Natal, sudah mulai dilaksanakan oleh masing-masing desa dengan berbagai macam kegiatan ataupun program pembangunan fisik yang sebelumnya telah dimulai dimusyawarahkan di tingkat desa masing-masing dan tidak sedikit masyarakat pesimis akan hasil yang dilaksanakan, sebab khusus proyek fisik mayoritas pembangunan rabat beton.

            Dalam diskusi Dana Desa(DD) di Kota Panyabungan, khusus masalah Pembangunan Jalan Rabat Beton, kesimpulannya harusnya  mutu rabat beton ditentukan oleh material bahan yang digunakan.

Misalnya, Semen sebagai bahan pengikat, pasir sebagai bahan pengisi & batu sebagai bahan penguat serta air sebagai bahan pencampur antara ke 3 bahan pokok tersebut. Perbandingan campuran yang umum digunakan untuk lalu lintas sedang dan kendaraan roda 2 adalah 1 : 3  : 5 dengan karakteristik mutu beton menggunakan K.125.

Makanya, Untuk perhitungannya kita bisa menggunakan analisa BOW, SNI atau analisa K. Tiap analisa mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Realisasi dilapangan terkadang material batu, pasir dan air yang digunakan jauh dari standar laboratorium, sehinga mutu yang dihasilkan tentunya berbeda pula.

Sebagai contoh dilapangan digunakan batu 5/7 cm yang banyak bercampur tanah, pasir halus juga kandungan lumpurnya banyak, serta air mengandung lumpur. Tentunya tidak bisa menggunakan campuran 1 : 3 : 5, dikarenakan batunya sudah tidak memenuhi standar batu 2/3 cm dan  hasilnya juga tidak maksimal karena tidak menggunakan pasir kasar yang standar. Belum lagi masalah adukan baik menggunakan concrete mixer maupun manual tangan.

Karena itu, Dengan campuran yang sama belum tentu hasil concrete mixer lebih unggul dari pada manual tangan. Ini semua tergantung kualitas bahan yang digunakan, jadi beton fiktif alias abal abal yang akan dihasilkan jika menggunakan bahan yang tidak sesuai kriteria dan standar sehinga umur beton akan cepat mati.

Contoh soal :

 Untuk membuat jalan rabat beton panjang : 100 m, lebar , 1,5 m, tebal 10 cm berapakah semen, pasir&batu 2/3 cm yg diperlukan?Pertama-pertama kita tentukan analisa dan perbandingan campuran yg akan kita gunakan.A. Analisa BOW G.43.a, perbandungan 1:3:5, K.125,1. Semen (50 kg) = 4,36,2. Batu 2/3 cm = 0,87,3. Pasir = 0,52,B. Volume rabat beton = 100 m x 0,1 m x 1,5 m = 15 m3

Maka keperluan :

  1. Semen = 4,36 x 15 m3 = 65,4 zak atau 66 zak,2. Pasir = 0,52 x 15 m3 = 7,8 m3 atau 8 m3
  2. Batu 2/3 cm = 0,87 x 15 m3 = 13,05 atau 13 m3,C. Setelah didapat kebutuhan masing2 bahan, maka sekarang kita tentukan ukuran dolak :V = p x l x t,Kita tentukan lebarnya 40 cm, tebalnya 16 cm (1 keping papan dipasaran rata2 lebarnya 16 cm), maka skr kita cari volume semen&batu dlm 1 dolak dan panjang dolak.
  3. Semen = 4,36/4,36 = 1,2. Pasir = 0,52/4,36 = 0,1193,3. Batu 2/3 cm = 0,87/4,36 = 0,1995

Perbandingan campuran 1:3:5 maka volume pasir&batu adalah :1. Pasir = 0,1193/3 = 0,0397

  1. Batu 2/3 cm = 0,1995/5 = 0,0399,Setelah VOLUME, LEBAR dan TEBAL didapatkan, sekarang tinggal mencari panjang dolak sbb :p = V/(lxt),   = 0,0397/(0,4 m x 0,16 m),   = 0,6203 m

Panjang dolak sebenarnya : P = 0,6203 m x 3 = 1,8609 m,l = 0,4 m x 3 = 1,2 m,t = 0,16 m x 3 = 0,48 m,Karena panjang, lebar dan tebal dolak besar, maka kita bisa menggunakan ukuran sebelum dikalikan 3 (perbandingan pasir), yaitu : P = 0,6203 m,L = 0,4 m

T = 0,16 m,Jika menggunakan dolak ukuran kecil ini harus 3 x pakainya.D. Dari dolak ,dikonversikan ke 1/2 kantong semen dan 1 gerobak roda 1,a. 1 dolak menghasilkan 2 kantong pasir,b. 1 dolak menghasilkan 2 kantong batu,Maka utk menghasilkan campuran 1:3:5 perlu :

  1. 1 Zak semen (50 kg)2.   2 kantong pasir x 3 kali curahkan x 3     (perbandingan campuran pasir) = 18 kantong pasir,3.   2 kantong batu x 3 x 5 = 30 kantong batu

Jika kita konversikan ke gerobak :1.    4 kantong pasir menghasilkan 1 gerobak pasir, Maka, 18 kantong menghasilkan 4,5 gerobak,       (Rumus perbandingan)

  1. 3 kantong batu menghasilkan 1 gerobak batu, Maka, 30 kantong batu menghasilkan 10

       Gerobak batu.Dapat kita simpulkan perbandingan 1:3:5 perlu =,1 zak semen (50 kg) : 18 kantong pasir : 30 kantong batu 2/3 cm, Atau 1 Zak semen : 4,5 gerobak pasir : 10 gerobak batu.

 Note :a. Kantong maksudnya 1/2 kantong semen,b. Gerobak maksudnya  gerobak sorong 1 roda

Dalam pelaksanaannya jika menggunakan concrete mixer/molen kadang kemampuan molen cuma 1/2 zak semen, jadi penerapan campuran pasir&batu tinggal dibagi 2 saja.

Terus brp kebutuhan papan maal, papan dilatasi/sekat (tiap jarak 1,5 m) & reng 3/5 cm??????

Pjg 1 papan maal & reng dipasaran = 4 m

  1. Papan maal = 100 m/4 m = 25 keping x 2 sisi = 50 keping, karena papan maal bisa      digunakan 2-3 kali, maka kebutuhannya bisa dikurangi sesuai kondisi dilapangan.
  2. Papan sekat/dilatasi tiap jarak 1,5 m

    Maka perlu = (100/1,5) x 1,5 / 4 = 25 keping

Jika ingin menambahkan pasir alas karena kondisi tanah yang belum rata&blm stabil maka bisa ditambahkan pasir alas dng ketebalan 5 cm.

Volume pasir alas = 1,5 m x 0,05 m x 100 m = 7,5 m3

Maka pasir alas yg diperlukan = 7,5 m3 x 1,2 = 9 m3

Dilapangan kadang tidak digunakan kubikasi tapi hitungan 1 truck, maka dipastikan 1 truck benar2 4 m3, sehingga keperluan pasir alas 9m3/4m3 = 2,25 truck atau 2 truck lebih seperempat.

Demikian juga utk mencari berapa truck yg diperlukan utk batu&pasir.

Jadi, utk menghasilkan rabat beton dengan mutu yang baik seperti contoh dilaboratorium, maka spesifikasi bahan+air hrs memenuhi standar dilab. Kenyataan dilapangan karena menggunakan batu 5/7 cm, maka campurannya 1 zak semen : 4 gerobak pasir : 3 gerobak batu lah yg diterapkan. Apakah kekuatannya akan sama atau mendekati K.125( Bersambung Tiap Hari)

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses