Dolly Ajak Pelajar Ciptakan Kawasan Sekolah Bebas Dari Asap Rokok

TAPSEL (Malintangpos Online): Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu mengajak siswa SMAN 1 Arse saling bekerja sama untuk menciptakan kawasan sekolah bebas dari asap rokok.

Dia mengatakan bahwa, asap rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, untuk itu dia mengingtkan siswa maupun guru di SMAN 1 Arse bagi perokok aktif untuk dapat mengurangi penggunaan rokok sampai berhenti.

” Tidak ada istilah tidak bisa untuk berhenti. Karena bahaya merokok bisa menyebabkan kanker paru,” ujar Dolly saat menghadiri pengukuhan siswa SMAN 1 Arse sebagai Duta Anti Rokok, Kamis (27/7).

Dolly menyampaikan bahwa, banyak manfaat dan keuntungan tidak merokok bagi diri sendiri salah satunya dengan cara menabung uangnya,” tentunya akan jauh hemat dan kesehatan jauh lebih sehat,” katanya.

Oleh karena itu, Dolly berpesan kepada siswa/siswi SMA Negeri 1 Arse agar saling berkolaborasi untuk pencegahan penggunaan rokok, utamanya bagi pelajar.(Rong/BS)

 

Admin : iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkab Madina Siapkan Lahan 170 Ha Untuk Budi Daya Bawang Putih

    MEDAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, khususnya bidang swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyediakan lahan seluas 170 hektare untuk budi daya Bawang Putih.…

    Read more

    Continue reading
    Dari Karo Hingga Deli Serdang, PDI Perjuangan Sumut Lanjutkan Arahan Megawati Soekarnoputeri Untuk Siswa Terdampak MBG

    DELI SERDANG(Malintangpos Online):  Setelah sebelumnya memberikan tali asih kepada siswa terdampak dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo dan Kabupaten Asahan, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara kembali…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses