DPD.Golkar Madina : Persoalan Hukum Kedepankan Tentang Gas Beracun di PT.SMGP

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekretaris DPD.Golkar Madina H.Erwin Efendi Nasution,SH mengutarakan Kita punya sikap investasi nyaman ,rakyat aman,artinya persoalan hukum arus dikedepankan.

” Karena kita duga perusahaan tidak menjalankan mekanisme kerja sesuai SOP,” Ujar Sekretaris DPD.Golkar Madina H.Erwin Nasution,SH Via WhatsApp ,Jumat(5/2) ke Redaksi ketika ditanyakan sikap Golkar atas kejadian Gas Beracun yang menewaskan 5 orang warga dan puluhan sempat dirawat.

Kata Erwin Efendi Nasution,SH yang juga Wakil Ketua DPRD Madina itu, dampak yang terjadi saat ini juga akibat arogansi /tidak transparansinya manejemen selama ini yg memandang sebelah mata pemerintah daerah ,
” Kita rekomendasikan untuk di lakukan cek lapangan dan fisik dan audit lapangan terhadap kinerja PT SMGP,” Ujar Erwin Efendi Nasution,SH lagi.

Sebelumnya, sejumlah LSM,Ormas,DPRD dan juga tokoh pemuda,termasuk DPD.KNPI Madina,telah mendesak polisi agar proses hukum kepada pihak PT.SMGP segera ditetapkan.(Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kapolres dan Bupati Mandailing Natal Tinjau Pos Pengamanan II Natal

    NATAL(Malintangpos Online): Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si. beserta PJU, bersama Bupati Kabupaten Madina dan Unsur Forkopimda melaksanakan pengecekan pos pengamanan II Natal dalam rangka memastikan kesiapan personel…

    Read more

    Continue reading
    Pembina Korwasis Madina Apresiasi Kekompakan Korwasis.

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dewan pembina Koperasi Wartawan Sekitarnya ( Korwasis) Kabupaten Mandailing Natal( Madina)Iskandar Hasibuan menyampaikan Afreisasi atas kekompakan kinerja seluruh Kruu Korwasis kepada para Pembina atas ketulusan, kesabaran, serta keteguhan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses