DPRD Minta Dugaan Penghinaan Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Diusut Tuntas

MEDAN(Malintangpos Online): DPRD Sumut menyoroti dugaan penghinaan terhadap Pesantren Musthafawiyah Purba Baru di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

“Kami mendorong agar pemerintah, Kapolri, dan Kapolda memproses kasus ini hingga tuntas,” kata Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Selasa (9/2/).

Hal ini disampaikan H.Harun Mustafa Nasution saat menerima Keluarga Abiterun Musthafawiyah (KAMUS) Kota Medan. Pertemuan dengan KAMUS berlangsung di DPRD Sumut.

Persoalan yang terjadi ini bukan sekadar masalah Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Dia mengatakan alumni dan para santri dari Musthafawiyah Purba Baru bisa tersinggung jika kasus ini tidak diselesaikan.

“Kasus ini bukan hanya melukai Musthafawiyah, alumninya yang lebih dari 200 ribu orang dilukai karena kejadian ini. Untuk itu, kami berharap agar segera diselesaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Kamus Kota Medan, Hasbi Simanjuntak, berharap DPRD Sumut mendorong agar kasus ini segera diselesaikan secara hukum. Dia mengatakan pihaknya sudah menyurati Polda Sumut untuk memproses kasus ini.

“Kami sudah menyampaikan laporan dalam bentuk aduan masyarakat kepada Kapolda Sumut untuk meminta kasus ini diselesaikan,” jelas Hasbi.(FB Harun)

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses