Film ” Pangarasa ” Kurang Etis, Penggiat Seni Budaya Harus Angkat Bicara

Sobir Lubis.SH

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Penggiat Seni Budaya Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif,Sobir Lubis,SH, Mengutarakan Film ” Pangarasa ” sangat Tabu Membicarakannya, Perlu ditinjau dan menjadi kajian para penggiat seni budaya, karena menurut saya kurang etis.

” Film ” Pangarasa ” sangat Tabu Membicarakannya, Perlu ditinjau dan menjadi kajian para penggiat seni budaya, karena menurut saya kurang etis, ” Ujar  Penggiat Seni Budaya Kearifan Lokal dan Ekonomi Kreatif,Sobir Lubis,SH, Sabtu malam(23/08) Via Selular ketika dihubungi Wartawan.

Sekali lagi, Membicarakan ” Pangarasa ” Sangat Tabu, Kalaupun ada diwilayah kita, jelas tidak bisa dibuktikan dan merusak wilayah/Daerah kita dimata warga luar Mandailing Natal.

” Pangarasa ”  tidak perlu di Viralkan, apalagi untuk di Film kan seperti Film yang akan diputar tanggal 31 Agustus 2025 yang akan datang,” ujar Sobir Lubis.SH.

Kenapa..? Karena arti Pangarasa sangat Merusak daerah kita dan jangan dikembangkan, saatnya Penggiat Seni Budaya Mengkajinya, karena sangat tidak Etis dan dampaknya sangat mengganggu bagi masyarakat.

” Seseorang menjadi ” Pangarasa ” walaupun ada , tidak bisa dibuktikan oleh siapapun, sangat tabu membicarakannya,” ujar Sobir Lubis,SH.( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses