Firli: Sama-sama Bantu KPK Awasi Dana Covid-19

JAKARTA(Malintangpos Online): Ketua KPK Firli Bahuri tengah berupaya agar tak terjadi korupsi dalam anggaran pengadaan barang dan jasa penanganan Covid-19. Ia meminta semua pihak sama-sama membantu dalam pengawasan.

“Kami minta agar sama-sama membantu KPK mengawasi anggaran penanganan Covid-19. Ingat, ancaman hukuman mati koruptor anggaran bencana dan proses pengadaan darurat bencana,” kata Firli melalui keterangan tertulisnya, Jumat 27 Maret 2020.Sementara ini, kata Firli, KPK tengah fokus melakukan komunikasi dengan LKPP dan BPK, serta BPKP untuk percepatan pengadaan barang kebutuhan penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Kita fokus untuk penyelamatan jiwa manusia atau “saving of human life is our first priority and our goals”, ujar Firli.Selain itu, Firli juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan rasa empati dan peduli dengan bangsa ini dengan tidak melakukan korupsi.

Sebelumnya, Firli melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, pekan lalu mengatakan pengadaan barang dan jasa perlu dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 dan Peraturan LKPP Nomor 13 Tahun 2018( Reg News/ Isk)

 

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Maraginda Hakim Nasution Mengakui Sepakbola Bagian Penting Dalam Hidupnya Sejak Kecil

    KOTANOPAN (Malintangpos Online) – Big Bos CV. Sumber Batu , Maraginda Hakim.Nasution, mengakui olahraga sepak bola sudah menjadi bagian penting dalam kehidupannya sejak kecil. Saking cintanya, bahkan dia mempelajari seluruh…

    Read more

    Continue reading
    Acara Perpisahan Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Penuh Haru

    Batang Natal ( Malintangpos Online) :  Acara perpisahan atau pelepasan siswa – siswi Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pelepasan 87 siswa-siswi kelas Xll…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses