Galian C CV.MU di DAS Batang Gadis Harus Stop

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Aktivis Lingkungan Hidup Mandailing Natal Rosmida Nasution, mendesak Gubsu Edy Rahmayadi, untuk segera meninjau ulang Izin Galian C.CV.MU di DAS Batang Gadis, sekitar Desa Batang Gadis Kecamatan Panyabungan Barat.

” Saatnya Gubsu Edy Rahmayadi dan 10 Anggota DPRD Dapil Sumut 7, meninjau ulang Izin Galian C.CV.MU yang diduga telah merugikan pemilik tanah dan warga Desa Batang Gadis,” Ujar Rosmida Nasution, salah seorang Aktivis Lingkungan di Mandailing Natal,Jumat(9/12)saat meninjau keadaan lahan warga yang tergerus Sungai Batang Gadis.

Kenapa Stop..? Alasannya, kebun dan tanah warga dibuatnya Tergerus, pohon kelapa tumbang, selain itu, jarak Desa Batang Gadis ke Bendungan Irigasi Batang Gadis, tidak jauh, lama – lama sasarannya Irigasi Batang Gadis.

” Saya yakin, rekomendasi dari Pemda Madina dan Provinsi Sumut, untuk mengeluarkan Izin Galian C tidak berdasarkan Survey yang matang, ” ujarnya dengan tegas.

Kata dia, harusnya Gubsu memberi Izin Galian C kepada CV.MU harus mempunyai dasar yang kuat, jangan karena ada faktor x yang mempengaruhi.

” Kita dari Aktivis Lingkungan dan Warga Desa Batang Gadis,terus berjuang, demi untuk membantu warga yang tertindas, akibat ulah pemegang izin Galian C tersebut,” ujarnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina Khairul,yang mau dikonfirmasi,Jumat(9/12) berhasil ( Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses