Ganja Lembah Tor Sihite ” Rusak ” Nama Baik Kab.Madina (1)

PEREDARAN Daun Ganja yang selama ini setiap ada warga yang ditangkap Polisi Membawa Daun Ganja, selalu mengatakan daun haram tersebut diperoleh dari Lembah Tor Sihite Kecamatan Panyanungan Timur, yang sampai saat ini belum ada pihak yang mampu menyetopnya.

Kenapa tidak bisa di stop…? Tentu karena tidak ada niat yang serius dari pengambil kebijakan di Bumi Gordang Sambilan ini, baik polisi maupun Pemerintah Mandailing Natal, kelihatan santai mengatasinya, bukan nuduh, memang masyarakat juga bilang begitu.

PContoh, baru-baru ini sudah ada Tiga(3) orang Wanita yang di tangkap polisi karena membawa daun ganja kering untuk di edarkan ke luar Kabupaten Mandailing Natal dan ada yang mau dibawa ke Provinsi Sumatera Barat.

Bayangkan, Wanita menjadi kurir ganja, apakah ini seperti yang dikatakan yang tertangkap, karena desakan Ekonomi, sehingga nekat menjadi kurir ganja demi untuk mendapatkan rupiah, entahlah, tapi nyata sekarang Wanita yang dbuat menjadi pengedar daun ganja.

Yang mengherankan, persoalan Daun Ganja yang jelas -jelas daerahnya kita tau dimana di tanam, sampai awal Nopember 2020 ini belum juga bosa di stop atau masih saja ada warga yang ditangkap oleh polisi.

Bupati/Wakil Bupati ada, DPRD, Polisi, TNI -AD,BNNK ada, semua mengaku Ketua, Tokoh dan lainnya, tetapi mengatasi peredaran ganja sangat sulit sekali, entahla (Betsambung Terus)

Admin : Iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses