Gawat..!!!, BLT-DD di Kab.Madina Baru 1 Bulan Dicairkan

JAKARTA(Malintangpos Online): Gawat Kita..!!!, Hingga 22 Mei 2021, dana BLT -DD di seluruh wilayah Kabupaten Mandailing Natal ,Sumatera Utara, baru dana Satu(1) bulan yang diterima oleh warga penerima dari Kepala Desa sebesar Rp 300.000,-.

” Harusnya warga penerima BLT-DD minimal sudah menerima 4 bulan,atau 4 xRp 300.000,- yaitu Rp 1.200.000,- bukan Rp 300.000,- ,” Ujar Aktivis Sosial asal Madina Solah Siregar,S Sos,Sabtu sore(22/5) di RM.Boendo Kandoeng Jalan Jatinegara Jakarta Timur.

Kata Solah, kenapa hanya Satu(1) bulan

anggaran BLT-DD yang diterima warga, itukan program Nasional, karena Covid -19, siapa yang salah di Mandailing Natal.

” Jadi heran, inikan sudah bulan Mei, kok 1 bulan yang diterima warga, atau jangan – jangan ada yang memakai anggaran BLT -DD untuk kepentingan pribadi pejabat kita,” ujarnya.

Tokoh masyarakat asal Panyabungan Sulyaden Hasibuan,SH juga di Jakarta, Sabtu sore(22/5) sambil tertawa heran dengan sistem pencairan BLT -DD di Mandailing Natal.

” Ini sudah bulan Mei, DPRD kontrol dong, panggil itu Kadis PMD dan Kadis Keuangan ke DPRD, jangan – jangan ada yang memakai dana DD  khususnya dana BLT-DD tahun 2021 untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Ilusterasi

” Semalam sudah rapat kordinasi dengan semua Camat , Keuangan dan Inspektorat , keterlambatan ini adlh keterlambatan desa sendiri menyiapkan APBDes 2021 dan persyrtn lain ,” Ujar Kadis PMD Madina Syahnan Batubara,Sabtu(22/5) Via WhatsApp ke Redaksi ketika di konfirmasi sekitar keterlambatan pembagian BLT-DD bagi warga penerima di tahun 2021 ini.

Kata Syahnan, kalau PMD & Keuangan tetap berusaha agar usulan yg masuk segera diproses dan ini sudah dibahas semalam supaya Camat lebih tegas mendorong Kades – kadesnya melakukan percepatan APBDes.

Plt.Kadis Keuangan Madina Syahnan Pasaribu yang dikonfirmasi Via WhatsApp,Sabtu(22/5) mengatakan soal DD tahun 2021,khususnya dana BLT-DD Lagi proses, Pencairannya sudah diajukan ke KPPN Padang Sidimpuan.

” Prosesnya lambat,  karena keterlambatan pengajuan dari desa, Proses kelengkapan dokumen ini ranahnya PMD,” Ujar Syahnan Pasaribu.

Ilusterasi pemanis berita

Sementara itu, warga di berbagai desa di sejumlah kecamatan, heran dengan pembagian BLT-DD yang hanya 1 bulan, bukan 5 bulan,karena sekarang sudah tanggal 22 Mei 2021.

” Baru 1 bulan diterima Rp 300.000,- seharusnya warga sudah menerima 5 bulan,atau minimal 4 bulan, jika ini keterlambatan di desa, berarti Kades nya ada masalah,” sebut warga dengan nada jengkel( Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.