Gawattt.!!! Camat Perintahkan Sekcam Kumpul Dana Rp 2.500.000.-/Desa Untuk Muspika Batang Natal

BATANG NATAL(Malintangpos Online): Gawattt.!!! Berdasarkan pengakuan Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Batang Natal Zulkarnaen Lubis yang dikonfirmasi terkait dugaan pemungutan Dana sebesar Rp 2.500.000,- per Desa yang bersumber dari Dana Desa TA 2024 benar atas perintah Camat Batang Natal, Rabu (02/10/24).

“Iya, saya diperintahkan Camat untuk mengumpul Uang Rp 2,500.000,- per Desa” Ungkapnya melalui panggilan WhatsApps (02/10/24).

Sekcam Batang Natal menambahkan uang yang dikutip untuk diserahkan ke Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) atau Muspika Batang Natal, yang terdiri dari Camat, Kapolsek, Danramil, terkait pengumpulan uang dari desa Dia mengakui hanya menjalankan perintah dari Camat Batang Natal.

“Saya hanya menjalankan perintah dari Camat untuk mengumpul uang dari Desa dan akan diserahkan ku Muspika Batang Natal” Sebutnya.

Lebih mendalam Sekcam Batang Natal membeberkan bahwa pemungutan sudah berlangsung dari Tahun – Tahun sebelumnya, Dia hanya meneruskan yang sudah pernah ada.

Sementara itu Camat Batang Natal Marwan yang dihubungi melalui WA pada Nomor Kontak +62 821 6023 XXXX, Rabu (02/10/24) tidak mengangkat panggilan telepon, guna mempertanyakan kebenaran dugaan pengumpulan Dana yang diduga diperintahkan ke Sekcam Batang Natal untuk mengkoordinir pengutipan.( Rel/Isk).

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pasca Libur Lebaran, Bupati Madina Sidak Pelayanan di RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution melakukan peninjauan pelayanan publik di RSUD Panyabungan, Rabu (25/3/2026). Dalam kunjungan tersebut,…

    Read more

    Continue reading
    Disiplin Masyarakat Disorot, Publik Pertanyakan Konsistensi H. Saipullah Nasution dalam Tata Kelola ASN

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi Lubuk Larangan di Mandailing Natal, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa. Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses