Gawattt..!!!, Dana BLT -DD di Kec.Sinunukan Dipotong

SINUNUKAN(Malintangpos Online):” Gawattt juga ia ” Kalimat itulah mungkin cocok disampaikan kepada Kades Banjar Aur Utara Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal, yang diduga telah menggerogoti Dana BLT DD bagi 135 orang warganya.

” Kalau dana BLT – DD juga yang hanya Rp 300.000/KK dipotong/diminta pula Rp 100.000/ KK, sudah keterlaluan namanya,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, Senin(4/7) Via WhatsApp ke Redaksi.

Kata dia, pihaknya telah berkali – kali menghubungi Kades Banjar Aur Utara,melalui WhatsApp nya, tapi tidak pernah mendapat Klarifikasi, apa dasar Pihak desa memotong BLT DD untuk tahap I Dana Desa Tahun 2022.

Sedangkan Inspektur Inspektorat Mandailing Natal Rahmad Daulay yang dikonfirmasi Via WhatsApp nya, mengutarakan pihaknya segera akan menelusuri persoalan itu.

” Ada Link Berita Bang, segera akan kami telusuri,” ujar Rahmad melalui WhatsApp.

Sebelumnya, Plt.Kadis PMD Madina Parlin Lubis, yang dihubungi Via WhatsApp nya, menyebutkan1. Harusnya 300 rb/KPM bg, 2. Saya tdk tau bg utk apa itu pemotongan..mungkin bisa di tanya langsung ke desa

3. Ada beberapa desa masyarakatnya (tdk layak dpt BLT), namun ngotot utk dpt BLT, dan utk menghindari konflik terkadang pemerintah desa mengambil kebijakan.

sepanjnag kebijakan itu disetujui bersama dan tdk ada unsur2 yg keberatan serta dituangkan dlm berita acara di desa…”menurut saya” tdk masalah bang, sepanjnag itu dilakukan dengan tujuan utk menghindari konflik, tulis Parlin Lubis melalui WhatsApp ( Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Acara Perpisahan Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Penuh Haru

    Batang Natal ( Malintangpos Online) :  Acara perpisahan atau pelepasan siswa – siswi Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pelepasan 87 siswa-siswi kelas Xll…

    Read more

    Continue reading
    KALAMI Soroti Dugaan Penyimpangan Program Ketapang di Padang Lawas

    JAKARTA(Malintangpos Online): Koalisi Aliansi Lembaga Mahasiswa Indonesia (KALAMI), secara resmi menyampaikan laporan dan permohonan pemeriksaan kepada Aparat Penegak Hukum(APH) terkait dugaan penyimpangan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) di 13 Desa…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses