Gerakan Sejuta Anti Pengangguran (3) Ini Kata Ketua DPD.PAN Mandailing Natal

Munculnya ” Gerakan Sejuta Anti Pengangguran Untuk Mandailing Natal “ yang dicetuskan Oleh Sobir Lubis.SH yang juga Pemilik Kampoeng Kaos Madina atau KKM, langsung mendapat Respon Positif dari Ketua DPD.PAN Mandailing Natal H.Nissat Sidik Nasution.

” Positif sekali yang disampaikan oleh Sobir Lubisn.SH, kalau saja UMKM kita Bina dan Berdayakan, angka pengangguran pasti berkurang dari daerah kita,” Ujar Ketua DPD.PAN Madina H.Nissat Sidik Nasution,Senin(29/7) ke Redaksi.Via selular.

Ketua DPD.PAN Madina H.Nissat Sidik Nasution

Contoh, ujar Anggota DPRD yang juga Ketua Komisi IV itu, Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Berbicara Dalam konteks UMKM, pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, dan pembinaan, ujar Ketua DPD.PAN Madina itu lagi.

Untuk kita ketahui bersama, Pemberdayaan masyarakat juga dapat melibatkan warga dalam pengambilan keputusan terkait UMKM dan pembangunan ekonomi lokal.

Sebagai contoh, pemerintah desa dapat memberikan pelatihan keterampilan kepada warga Desa/Kelurahan dalam mengelola usaha UMKM.

Tentu, Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas produk dan pelayanan yang ditawarkan oleh UMKM.

Selain itu, melalui pemberdayaan masyarakat, warga dapat mengembangkan jaringan dan kerjasama dengan pelaku UMKM lainnya, baik di dalam maupun di luar desa dimana awalnya UMKM tersebut lahir dan berkembang.

Sisihkan APBD Madina

Sejak adanya Dana Desa(DD) Tahun 2015 yang lalu di gelontorkan Pemerintah Pusat ke seluruh Desa di Negara Republik Indonesia, termasuk 377 Desa diwilayah Kabupaten Mandailing Natal, hingga Dana Desa (DD) Tahun 2024, kslimat ” Pemberdayaan Masyarakat ” selalu tercsntum dalam APBDes setiap tahunnya.

Hasilnya..? Bukan menuduh siapa – siapa, tetapi Dana Desa(DD) justuru melenceng dari maksud dan tujuan, karena ada segelintir orang yang khusus tugasnya Dengan Berkedok Aparat Penegak Hukum ( APH) sesuka hatinya Menggerogoti Dana Desa tersebut.

Padahal, persoalan UMKM seperti yang dikelola oleh Sobir Lubis.SH dengan Bendera ” Kampoeng Kaos Madina ” atau KKM, jauh lebih efektif untuk mengurangi angka Pengangguran dari Kabupaten Mandailing Natal.

Caranya..? Hemat Penulis, pertama sekali adalah dengan Niat yg ikhlas dan tidak ada pengaruh lain, murni ingin mengurangi Pengangguran dari wilayah Mandailing Natal, ada baiknya seperti Sobir Lubis.SH yang telah mampu menciptakan Produk Lokal yg berkualitas, kita ajak untuk bincang – bincang soal UMKM, tanpa mengabaikan pihak yg ahli di bidang UMKM di daerah kita ( Bersambung Terus).

Foto : Kampoeng Kaos Madina

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses