” Guru Rambo ” SMK Negeri 1 Barumun Kab.Padang Lawas Minta Ma’af

PADANG LAWAS(Malintangpos Online): ” Masih Ingat Berita ” Guru Rambo ” yang memukul siswanya di SMK Negeri 1 Barumun, yang dimediasi Ketua PGRI Padang Lawas dan Kepala Sekolah, akhirnya Minta Ma’af kepada siswa M.Rajamin Hasibuan dan Orangtuanya Rajo Hasibuan.

” 2 Guru SMKN 1 Barumun, yang memukuli M.Rajamin Hasibuan, minta Maaf Abang anda dimediasi Ketua PGRI Padang Lawas dan Kepala Sekolah,” Ujar Rajo Hasibuan ( Orangtua Siswa) kepada Redaksi Malintang Pos Group, Jumat malam(6/10) Via selular dari Desa Sigorbus Jae Kec.Barumun Baru Padang Lawas.

Pelaku Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak Meminta Maaf Kepada Korban dan Keluarga

Perminta maaf Guru itu disampaikan pada saat melakukan perdamaian secara kekeluargaan, Yang dilaksanakan di Rumah Makan Sisunggul Lungun.

Disaksikan Ketua PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Padang Lawas Bidarlis Nur Ibrahim Rkt, ST,  Kepala Sekolah Rita Emila Batubara, SAg dan Dewan Guru.

Ucapan minta maaf yang disampaikan kepada korban dan keluarga “Kami atas nama pribadi dan keluarga, Meminta maaf kepada korban dan keluarga , begitu juga kepada saudara Iskandar Hasibuan (Uak Korban) atas kesilafan yang kami lakukan.

Kami berjanji, Tidak akan mengulangi hal yang sama dikemudian hari, khususnya kepada siswa/i di SMK N 1 Barumun”. Ucap Kedua Guru.

Usai menyampaikan perminta maaf kepada korban dan keluarga, Selanjutnya dilakukan perdamaian secara tertulis, Yang turut ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

Serta ditanda tangani oleh Ketua PGRI Padang Lawas dan Kepala Sekolah, Sebagai saksi Perdamaian.

Adapun isi daripada surat perdamaian tersebut, Pihak Pertama dan Pihak kedua telah sepakat melaksanakan perjanjian damai secara kekeluargaan, Pihak Pertama dan pihak kedua tidak ada tuntut menuntut dikemudian hari.

Pihak pertama dan pihak kedua sepakat tidak ada saling intervensi dikemudian hari, Pihak pertama dan pihak kedua sepakat tidaj melanjutkan pengaduan di Polres Padang Lawas dengan STPLP (Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi) dengan Nomor :LP/B/228/X/2022/SPKT/PALAS/SU tertanggal 1 Oktober 2022.( Bukan 1 Januari Red)

Terimakasih Kepada Wartawan

Sedangkan Uak Korban, Iskandar Hasibuan,SE, yang juga Penasehat SMSI Mandailing Natal, mengucapkan terimakasih kepada seluruh Pimpinan Media dan Wartawan yang tergabung di SMSi, PWI, maupun Organisasi Pers di Sumatera Utara, umumnya Organisasi Pers seluruh Indonesia lainnya yang telah ikut berpartisifasi membuat berita pemukulan yang dilakukan Guru Honor di SMKN 1 Barumun.

Iskandar Hasibuan,SE ( Uak Korban)

” Siswa SMKN 1 Barumun yang dipukuli 2 Orang Guru Honor itu anak adik saya yang tinggal di Desa Sigorbus Jae Padang Lawas,” Ujar Iskandar Hasibuan, yang juga Pemilik Media Malintang Pos Group itu.

Memang, adik saya sempat membuat laporan di Mapolres Padang Lawas dan mungkin ada pertimbangan yang dipikiran adik saya Rajo Hasibuan ( Ayah Korban) dan Permintaan Maaf Guru tersebut diterimanya.

” Saya Ucapkan terimakasih kepada seluruh Organisasi Pers dan Wartawan yang ada di Republik Indonesia ini, kasus tersebut sudah selesai,” ujarnya( Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pawai Obor Tandai Penyambutan Tahun Baru Hijriah di Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pawai obor yang diikuti lebih dari seribu masyarakat menandai penyambutan Tahu Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pawai yang diinisiasi Forum Ukhwah Islamiah…

    Read more

    Continue reading
    Menyambut 1 Muharram 1448 H Camat Bukit Malintang Lepas Pawai Obor

    BUKIT MALINTANG(Malintangpos Online): Camat Bukit Malintang,M.Zorro, SE.MM di dampingi Forkofimcam, Kepala Desa Malintang Julu Miswar Hadi Pulungan, melepas Pawai Obor menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1448 H di Desa…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses