Harapan Masyarakat, Madina PPKM Level IV Harus Ditinjau Kembali

Rapat Tim Satgas Provinsi Sumut dengan Pemda Madina,Kamis(9/9)

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sejumlah elemen masyarakat, baik itu Aktivis Sosial, LSM, Orangtua Siswa sangat mengharapkan kepada Mendagri, Gubsu dan Bupati Mandailing Natal, agar meninjau kembali Penetapan daerah Mandailing Natal, sebagai PPKM Level IV Tentang Covid -19,  karena sangat bertolak belakang dengan keadaan sebenarnya di tengah -tengah masyarakat.

” Coba kita perhatikan, teliti kembali UPDATE Satgas Covid -19 Madina, yang di publikasikan setiap hari mulai pukul 15.00 Wib, tidak ada seperti Data tanggal 3 September 2021 yang jumlahnya 93 orang meninggal, ” Ujar Aktivis Sosial Madina Elvi Sahria,Kamis(9/9) pagi di kantor Bupati.

Rapat Dengan Tim Satgas Covid -19 Sumut

Kata Elvi Sahria, Bupati/Wakil Bupati, Dandim 0212/TS, Kapolres, Ketua PN. Kejari, Ketua DPRD dan OPD Mandailing Natal, telah rapat membicarakan dan juga Gubsu juga telah menanggapi ” UPDATE Data Salah” dan hari ini Kamis(9/9) Gubsu telah turunkan Tim ke Madina.

” Kita ucapkan terimakasih ke Gubsu yang turunkan Tim Covid -19, sekarang ini lagi rapat di Aula Kantor Bupati membicarkan Soal PPKM Level IV Mandailing Natal, ” ujar Elvi Sahria.

Rapat dengan Tim Satgas Provinsi Sumut

Secara terpisah Ketua LSM Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, sangat mendukung upaya Bupati/Wakil Bupati dan Forkofimda,serta Gubsu yang begitu resfon teehadap kondisi Mandailing Natal, ujarnya dengan tegas.

Kata dia, pihaknya mendesak Mendagri, Gubsu agar posisi Mandailing Natal yang selama ini PPKM Level II dikembalikan dan sangat tidak mungkin ada di PPKM Level IV, karena kesalahan Data yang salah.

Saya pikir, kita pedomani saja UPDATE Sagas Covid -19 Mandailing Natal, yang di publikasikan setiap hari pada sekitar pukul 15.00 Wib sudah terbantahkan.

Ditempat lain orangtua siswa Sahnan Pulungan, mengaku ikut heran dengan penetapan bahwa Madina di posisi PPKM Level IV Covid -19.

” Kok Bisa, ada apa ini, atau ada yang ingin menjatuhkan wibawa Bupati/Wakil Bupati,serta Forkofimda, apa untungnya buat orang tersebut,” kata Sahnan.

Karena itu, kita sepakat dengan Pemerintah Mandailing Natal, yang telah berusaha kembali mengklarifikasi penetapan tersebut, kabarnya Tim Covid – 19 Sumut sudah ada di Mandailing Natal.

” Sudahlah saudara qu semua, ayo kita dukung Pemerintah dalam persoalan Covid -19, kita patuhi prokes agar anak kita sekolah kembali,” ujarnya.

Gubsu Turunkan Tim.

Kabupaten Mandailing Natal, masuk dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, karena dari data ada 71 warga meninggal dunia akibat Covid-19.

Menyikapi itu, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi pun melakukan pengecekan. Dia menemukan dari data 71 orang meninggal itu, ternyata masih banyak yang tidak meninggal atau masih hidup.Saya sudah cek, di Mandailing Natal itu salah input data.

“Datanya 71 orang meninggal. Setelah saya cek nama-namanya, banyak yang tak meninggal disitu,” kata Gubernur Edy, Rabu, 8 September 2021.

Namun, Edy tidak terlalu merinci hasil temuan dan pengecekan yang dilakukannya itu.

Mantan Pangkostrad ini juga mengatakan, ditetapkannya Mandailing Natal berstatus PPKM level 4, karena ada kekeliruan petugas di kabupaten tersebut dalam menginput data.

“Saya sudah cek, di Mandailing Natal itu salah input data. Di sana ternyata hanya ada empat orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena Covid -19,” kata Edy.

Menindaklanjuti kejadian ini Gubsu Edy menegaskan telah mengutus Satgas Covid -19 Provinsi untuk turun langsung ke Kabupaten Mandailing Natal untuk melakukan verifikasi data Covid-19.

“Hari ini berangkat Satgas ke sana, ini harus dievaluasi datanya,” ujarnya.(Dita/Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan,SE.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.