TAMBANGAN(Malintangpos Online): Tokoh Pemuda Kec.Tambangan yang juga Pengurus KNPI Kab.Madina Munawir Ling Nasution, mengharapkan kepada Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution, untuk lebih serius memperhatikan warga 7 Desa diseberang Batang Gadis, setelah hanyutnya dua(2) Unit Jembatan daerah itu.
“ Pertumbuhan ekonomi terus menurun sejak jembatan itu jatuh, derita warga petani bariba Tambangan semakin menderita, karena dampak akses transportasi bertambah memakan biaya menuju ibu kota Kec. Tambangan Pasar di Laru,” ujar Tokoh Pemuda Tambangan Munawir Ling Nasution (foto) Via WhatsApp,Senin malam (19-8) dari Tambangan.
Disebutkannya, akibat jembatan Laru-Tambangan Hanyut, sangat rentan menurunkan harga hasil bumi warga petani bariba Tambangan, yang menaruh harapan kepada pemerintah agar lebih serius menindaklanjuti pembangunan jembatan harusnya menjadi perioritas dalam menunjang ekonomi kerakyatan dan kelancaran pemasaran hasil tani warga

Kata dia, sungguh miris hati warga menyikapi dengan diam tanpa punya kewenangan dan kekuatan juga kapasitas untuk mendesak aparat hukum dalam penindakan kerugian warga dari dampak jembatan yang seharusnya terbangun
“ sia – sia anggaran Rp 5,9 M yang hanya banyak anggaran, hasil nol alias bahenol, kepemimpinan bupati yang enggan menindak Kadis PUPR, bila tak becus dana amanah dalam jabatannya,” katanya.
Disebutkannya, terakhir ini ada angin lewat yang belum pasti tahun 2020 jembatan Laru- Tambangan akan di bangun, harapan besar itu membawa riang yang tak pasti dan sangat ingin merasakan punya jembatan kembali

Untuk apa…? Tentu, kelancaran aktivitas ekonomi sehari- hari warga Tambangan ,ditengah keterpurukan yang melanda ini, bupati kiranya lebih serius memperhatikan warga Tambangan dan anggaran yang telah berlalu atas gagalnya jembatan ini kiranya di serahkan ke aparat hukum atau pihak yang berwajib untuk di tuntaskan, karna ini merupakan kerugian negara menyianyiakan amanah penggunaan uang negara untuk kemaslahatan ummat.
Bahakan disebutkannya, dari apdb 2017 pernah kita liat ada anggaran sekitar Rp 5,9 M , tapi titik lokasi jembatan tidak disebutkan dari apbd kemarin saya liat , karna di apbd tsbt tidak tertera lokasi titik , anggaran pengadaan rangka baja perkiraan 4 m lebih tahun 2017.
Sementara itu, Kadis PUPR Kab.Madina Syahruddin Lubis,ST yang puluhan kali mau dijumpai dikantornya tidak berhasil, ketika No HP nya dihubungi selalu di rijek, SMS dan WhatsApp sama sekali tidak dijawab/ tidak dibalas ( Red)
Admin : Siti






