Harapan Warga, DPRD Madina Awasi Pekerjaan Jalan Muarasipongi – Hutajulu

PAKANTAN(Malintangpos Online): Kegiatan Rehabilitasi pemeliharaan Jalan Muarasipongi – Huta Julu di Kec. Pakantan dengan Nilai Kontrak Rp 2.915. 397.000,00  Sumbet Dana DAK tahun 2020, dengan Pelaksana PT.WKS harus benar -benar diawasi.

Kenapa rupanya..?  Lokasi jalan yang direhabilitasi sudah sangat padat sekali, tetapi melihat pekerjaannya sangat diragukan dilakukan sesuai yang tercantum di dokumen kontrak.

” Kita dari warga sangat berterimakasih, tentu sebagai rasa terimakasih warga ke Pemerintah Mandailing Natal, sangat diharapkan agar Komisi 3 DPRD segera turun melihat dari dekat pekerjaan jalan tersebut, ” Ujar Nasution warga Kec. Pakantan yang ditemui disalah satu Kedai Kopi, Selasa(3/11) siang.

Disebutkan Nasution, warga ngak ahli buat jalan, yang ahli itu dari PT. WKS sebagai pemenang tender Proyek rehabilitasi jalan Muarasipongi – Hutajulu senilai Rp 2.915.397.000,- di Dinas PUPR.

Karena itu, seharusnya pengawas dari PUPR yang ditugasi jangan mau menuruti kontraktor yang memang membuat salah dalam pekerjaannya, karena yang rugi warga Pakantan, ujar Nasution.

” Kita harapkan kepada pihak PUPR dan juga kepada Komisi 3 DPRD segera turun langsung, jangan setelah pencairan anggaran nanti baru sibuk mengawasi, ” Ujar Nasution lagi.

Kepala Dinas PUPR Kab.Madina Subuki Nasution yang dihubungi melalui WhaysApp nya, belum mau memberikan keterangan soal jalan Muarasipongi – Hutajulu tersebut(Isk)

Admin : iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses