Harapan Warga Kepada Kejaksaan, Proyek Jalan di Dinas PUPR Madina Harus Diawasi

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): “ Katakan Yang Benar Itu Benar dan Yang Salah Itu Salah, Walaupun Pahit Rasanya,” Kalimat dan pribahasa itulah yang mungkin cocok disampaikan kepada pihak Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, karena proyek Peningkatan Jalan yang sumber dananya APBD Tahun 2019 sepertinya kurang Diawasi pelaksanaannya berdasarkan APBD Tahun 2018 yang lalu telah banyak rusak kembali.

            Kenapa..? karena proyek Peningkatan Jalan Kayulaut – Sirambas (DAK 2019) Rp 4.093.829.991.70 (HPS) dan Rp 4.199.998.732,00 (Pagu) CV.AP alamat Jalan Tuba II No 58 Medan dan proyek Peningkatan Jalan Sentera Produksi Desa Sirambas – Aek Ngali Kecamatan Panyabungan Barat sebesar Rp 475.000.000,- CV.MP sampai sekarang ini sepertinya masih belum juga dikerjakan oleh pelaksananya dilapangan.

            Pengharapan warga tersebut disampaikan kepada Malintangpos Online, Jumat sore(26-7) di Halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab.Madina, ketika warga Panyabungan Barat dan Panyabungan Selatan,hendak mempertanyakan proyek tersebut kepada Kadis.

            Disampaikan warga, bahwa ada informasi Pemenang proyek CV.AP yang Alamat nya di Kota Medan kurang jelas, sehingga warga khawatir akan pelaksanaan proyek dilapangan nantinya, tetapi jika memang perusahaan itu mempunyai Tanggung Jawab yang benar terhadap proyek, tentu warga ucapkan terima kasih.

            Kalau dengan pemenang proyek Sirambas –Aek Ngali CV. MP..? tanya Wartawan, semua pemenang tender proyek kita khawatirkan, bukan kita mau menyalahkan mereka, namun yang terpenting, sejauh mana tanggung jawab mereka jika proyek itu tidak selesai nanti, jangan-jangan perusahaan itu nantinya hanya mengambil uang muka saja, mudah-mudahan tidak.

            “ Sampai sekarang dilokasi kedua proyek itu masih seperti dulu, makanya kami masyarakat ingin jumpa dengan Kadis PUPR Madina, namun gagal terus, sebab Kadis informasinya sedang mendampingi Bupati untuk melobi proyek di Kementerian PUPR di Jakarta,” ujar warga kepada Malintangpos Online.

            Selain itu, ujar warga, walaupun banyak yang meragukan kemampuan pihak Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, untuk melakukan pengawasan yang baik, tetapi warga Panyabungan Barat dan Panyabungan Selatan, tetap yakin sekali dengan Kejaksaan Negeri Madina dalam melakukan pengawasan proyek tahun 2019 diwilayah Mandailing Natal.

            “ Kalau BPK Perwakilan Sumut, apalagi Inspektorat Mandailing Natal dan DPRD Mandailing Natal, warga sudah tidak meyakininya lagi, sebab setiap proyek sepertinya 100 % berjalan dengan baik dan bagus, nyatanya belum apa-apa sudah hancur,” katanya.

            Kepala Dinas PUPR Kab.Madina Syahruddin Lubis,ST yang hendak dikonfirmasi dikantornya Jumat (26-7) belum berhasil, sesuai dengan pengakuan staf dikantor itu, bahwa Kadis belum masuk dan berada diluar daerah, tanpa menjelaskan diluar daerah mana.

            “ Jangan harap bisa ketemu dengan Kadis PUPR Madina Syahruddin Lubis,ST, karena sekarang ini Kadis bersama Bupati Madina, sedang giat-giatnya Melobi APBN di Jakarta dan kemungkinan Pembangunan Madina di tahun 2020 mendatang akan Luar Biasa pesatnya,” ujar seorang wartawan Online di Panyabungan ( NS/SN/Red)

 

 

 

Admin : Siti Putriani

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.