Hari Terakhir Priode Krisis Listrik di Meranti, Pemadaman Bergilir 12 Jam, Warga Berharap Normalisasi Total

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin.

KEPULAUAN MERANTI(Malintangpos Online): Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Kepulauan Meranti masih terjadi ,Jumat (31/10).

Hal itu menandai batas akhir dari 10 hari masa tenggang yang disepakati antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Meranti dan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selat Panjang untuk menormalkan kembali pasokan listrik belum dapat terpenuhi.

Sejak krisis listrik memburuk pada akhir Oktober 2025, warga di Selat Panjang dan sekitarnya terpaksa menghadapi pemadaman bergilir dengan durasi total hingga 12 jam dalam sehari.

Pola pemadaman ini diterapkan secara siklus setiap 6 jam sekali, sehingga menimbulkan kerugian besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengganggu aktivitas harian masyarakat.

Kepala ULP PLN Selat Panjang, Dalie Priasmoro, menjelaskan bahwa krisis ini dipicu oleh kerusakan pada beberapa unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Selat Panjang.

Dari empat unit mesin yang mengalami gangguan, tiga unit ditargetkan selesai diperbaiki pada akhir Oktober ini.

Kata dia, Dari empat unit mesin yang sedang dalam pemeliharaan, tiga unit diperkirakan akan selesai pada akhir Oktober ini.

” Sementara satu unit lainnya masih membutuhkan waktu lebih lama hingga Desember mendatang,” jelasnya dalam rapat koordinasi sebelumnya.

Untuk mengatasi defisit daya yang mencapai sekitar 6,5 megawatt, PLN berjanji akan mendatangkan mesin tambahan yang diharapkan tiba pada akhir pekan ini untuk menekan angka gangguan.

Pemkab Kepulauan Meranti, yang telah menerima banyak keluhan dari masyarakat dan bahkan sempat didatangi ratusan warga yang protes di kantor PLN, mendesak PLN untuk memenuhi komitmennya.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, pada rapat koordinasi yang digelar menyampaikan akan mengawal progres perbaikan pembangkit dan berharap pasokan listrik akan normal kembali pada awal November

“Kami akan terus mengawal progres yang telah dijanjikan pihak PLN. Kami berharap pada awal November nanti kondisi listrik di Meranti sudah normal kembali,” ujar Wakil Bupati Muzamil.

Warga kini menantikan bukti nyata dari janji PLN, berharap pemadaman bergilir yang merugikan tersebut dapat segera berakhir dan pasokan listrik kembali stabil seperti sedia kala( FDS/Red)

Pembuat Berita :
– Fasya Dwi Suryani
– Mahasiswi Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Suska Riau.

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kapolres dan Bupati Mandailing Natal Tinjau Pos Pengamanan II Natal

    NATAL(Malintangpos Online): Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si. beserta PJU, bersama Bupati Kabupaten Madina dan Unsur Forkopimda melaksanakan pengecekan pos pengamanan II Natal dalam rangka memastikan kesiapan personel…

    Read more

    Continue reading
    Pembina Korwasis Madina Apresiasi Kekompakan Korwasis.

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dewan pembina Koperasi Wartawan Sekitarnya ( Korwasis) Kabupaten Mandailing Natal( Madina)Iskandar Hasibuan menyampaikan Afreisasi atas kekompakan kinerja seluruh Kruu Korwasis kepada para Pembina atas ketulusan, kesabaran, serta keteguhan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses