Hasyim, SE : Pasilitas Cuci Tangan di Pasar Tradisionil Kota Medan Perlu

MEDAN(Malintangpos Online): Ketua DPC. PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim, SE, mengutarakan Ketika mengantarkan bantuan berupa APD dari DPC PDI Perjuangan Medan ke sejumlah rumah sakit yang menangani pasien Covid-19, kami mendengarkan masukan dari salah seorang dokter mengenai perlu dan pentingnya penyediaan fasilitas cuci tangan di pasar-pasar tradisional.

Hal itu disampaikan Ketua PDI Perjuangan Kota Medan, Kamis(23-4) usai mengantar APD ke sejumlah rumah sakit.

Secara logika, ujar Hasyim, SE, pasar adalah salah satu tempat berkerumunnya masyarakat, yang membuka peluang besar penularan Virus Corona, Sebab Covid-19 ini juga bisa ditularkan melalui uang yang digunakan sebagai alat tukar.

Maka, kata Hasyim, SE, kami mendesak Pemko Medan untuk segera mengadakan tempat cuci tangan di seluruh pasar tradisional.

Kata Hasyim, Sekaligus juga secara rutin mengkampanyekan social distancing dan PHBS (pola hidup bersih dan sehat).

” Semoga wabah corona cepat berlalu Salam Pengabdian, ujar Hasyim, SE yang juga Ketua DPRD Kota Medan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan.(isk)

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Maraginda Hakim Nasution Mengakui Sepakbola Bagian Penting Dalam Hidupnya Sejak Kecil

    KOTANOPAN (Malintangpos Online) – Big Bos CV. Sumber Batu , Maraginda Hakim.Nasution, mengakui olahraga sepak bola sudah menjadi bagian penting dalam kehidupannya sejak kecil. Saking cintanya, bahkan dia mempelajari seluruh…

    Read more

    Continue reading
    Acara Perpisahan Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Penuh Haru

    Batang Natal ( Malintangpos Online) :  Acara perpisahan atau pelepasan siswa – siswi Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pelepasan 87 siswa-siswi kelas Xll…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses