
AEK GALOGA(Malintangpos Online): Hingga hari ke-4 Jumat (16-11) setelah hanyutnya Roni Riski (16) Penduduk Lingkungan Aek Galoga Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, meskipun ratusan orang telah menyisir DAS (Daerah Aliran Sungai), melakukan penyelaman, mengarahkan orang pintar (Datu/Dukun), namun korban hanyut belum juga ditemukan.
“ Masyarakat terus melakukan pencarian, habis Jumat nanti kembali akan dikerahkan seluruh masyarakat menyisir dan menyelam lokasi-lokasi atas petunjuk orang pintar, malamnya nanti akan dilakukan Sholat Ghoib atas hanyutnya Roni Riski,” ujar warga Aek Galoga mengaku marga Nasution kepada Malintangpos Online, Jumat siang(16-11) Via selular.
Kata dia, kalau usaha baik memakai jasa orang, jasa orang pintar, pihak Polisi, TNI-AD, ASN dari BPBD serta pihak lainnya telah dilakukan dengan penuh ikhlas, serta memakai adat istiadat untuk memakai Jasa Orang Pintar agar diketahui keberadaan Roni Riski sudah dilakukan dan oleh orang pintar banyak yang mengatakan “ Ada Yang Menahan” makanya kita akan terus berusaha melakukan pencarian sampai ketemu.
Bagaimana dengan kedua orangtuanya..? Orangtuanya terus memohon kepada masyarakat agar mau membantu melakukan pencarian Roni Riski, tentu kita sebagai warga daerah itu terus musyawarah mencari jalan keluar agar korban hanyut segera ditemukan, usaha kita jalankan dan kita memohon kepada Allah Subahana Wataala agar korban segera ditemukan.
“ Seluruh warga Aek Galoga dan Desa Pisoli Lombang serta warga dari berbagai elemen masyarakat sudah kita sampaikan bahwa pencarian terus dilakukan sampai ketemua, segala usaha kita jalankan,” katanya
Pantauan Malintangpos Online disekitar kediaman korban, Jumat(16-11) terlihat suasana duka menyelimuti masyarakat dan khususnya keluarga korban yang terus didatangi pamilinya untuk menyampaikan kata-kata takziah ( Red)
Admin : Siti Putriani Lubis






