Hingga Juli 2019, Draf LKPJ Tahun 2018 Mengendap 2 Bulan di DPRD Madina

Gedung DPRD Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): “ Ya Ampun Parah Bangat,” Kalimat itulah yang terlontar dari berbagai elemen masyarakat di Kota Panyabungan,terkait dengan belum dibahasnya LKPJ Tahun 2018 Bupati Mandailing Natal hingga 12 Juli 2019 masih Mengendap di Gedung DPRD.

            “ Setahu saya Draf LKPJ Bupati Madina Tahun 2018 sudah diserahkan sekitar tanggal 23 April 2019 yang lalu, kalau ngak salah tanggalnya, kenapa sampai sekarang LKPJ tersebut belum juga dibahas oleh DPRD, ada apa ia, jangan-jangan karena kesibukan DPRD mengurus rakyat,” ujar Ketua DPC.PDI Perjuangan Kab.Madina Iskandar Hasibuan, Jumat pagi(12-7) di Gedung DPRD Komplek Perkantoran Bukit Payaloting Panyabungan.

            Disebutkan Iskandar,semula memperkirakan keterlambatan itu datangnya dari Pemerintah, tetapi setelah ditelusuri ke berbagai pihak di kantor Bupati Madina dan juga Sekdakab Madina melalui pesan SMS dipertanyakan mengatakan “ Naonok Mei Dung Ilehen ( Sudah Lama Itu Diserahkan) “ itulah jawab Sekdakab Madina Syahnan Batubara ketika dipertanyakan melalui SMS beberapa hari yang lalu terkait LKPJ.

            Sebenarnya, ujar Iskandar Hasibuan, bukan maksud menyalahkan DPRD, namun lebih keopada hanya memberikan saran sajanya, okelah sekarang terlambat pembahasannya, namun sangat berharap ke depan, khususnya kepada Pimpinan DPRD yang akan datang, agar membuat program kerja yang bisa dipertanggung jawabkan,

            Tujuannya..? tidak lain, jangan seperti sekarang ini sudah 12 Juli 2019 belum dibahas itu LKPJ (Laporan Ketarangan Pertanggung Jawaban) dari Bupati Madina, tentu anehkan, sebab dalam Kemendagri yang mengatur soal LKPJ maupun pembahasan APBD sudah ada Kemendagri yang mengaturnya, kenapa tidak dituruti itu, atau memang anggota DPRD kita tidak mengetahuinya, sangat tidak mungkin, pasti mengetahuinya.

            Bayangkan, ketika kita membaca di Facebook atau Medsos, semua menyalahkan Bupati Madina, tetapi setelah kita telusuri ternyata sudah  dari tanggal 23 April 2019 diserahkan Pemerintah ke  DPRD, atau jangan-jangan Setwan tidak melaporkan/menyampaikan ke Pimpinan DPRD, sebab Draf LKPJ yang disampaikan harus ada 40, karena anggota DPRD 40 orang di Madina.

            “ Pimpinan DPRD itu kolektif, jika Pimpinan DPRD lupa atau tidak mengetahui, sebaiknya anggota juga bisa mengingatkan dan mendesak, sebab yang rusak adalah lembaganya dituding masyarakat, bukan orangnya yang duduk di DPRD, lagian pembahasan LKPJ itukan walaupun sanksi hukum tidak ada, tapi ada sangsi moral,” ujar Iskandar Hasibuan.

            Salah seorang Pejabat terkait di Sekretariat DPRD Kab.Madina yang memohon namanya jangan ditulis, mengatakan kesalahan pembahasan itu di DPRD, bukan Pemerintah, sebab pemerintah sudah menyampaikan langsung ke DPRD, tanda terimanya ada di HP saya, kebetulan saya ikut mengantarkan Draf LKPJ tersebut ke Gedung DPRD.

            Agar diketahui juga, tapi saya bukan mengatakan DPRD salah, nanti dipersoalkan DPRD, ini kusampaikan meluruskan informasi yang tidak benar, bahwa surat Bupati Madina yang disampaikan ke DPRD baru dibalas oleh DPRD tertanggal 10 Juli 2019, coba hitung tenggang waktu penyerahan 23 April 2019 dan dibalas surat terahir 10 Juli 2019, itukan waktunya lama.

            Jadi kapan dibahas DPRD..? tanya Wartawan “ Inilah jawabannya, silakan dibaca, tapi ini kutunjukkan jangan di foto, atau di foto copy, sebab bukan kewenangan saya untuk memberikan informasi ini,” sebut salah satu ASN di Kantor Bupati Madina, Jumat (12-7).

            “ Surat sudah mereka jawab, kapan dibahas sampai surat DPRD Madina tanggal 10 Juli 2019 tersebut tidak ada disampaikan tanggal rencana pembahasannya, sebab waktunya yang bisa menentukan adalah Bamus DPRD, kalau sewaktu Hj.Lely Artati Ketua DPRD, Paripurna LKPJ Bupati Madina tahun 2017 dilaksanakan DPRD tanggal 23 April 2018 yang lalu, coba tanya Setwan DPRD Pembahasan LKPJ Tahun 2017, sekarang saja yang seperti ini,” katanya ( Ir/red)

 

 

 

 

Liputan : Irsyandi Yusuf Pulungan

Admin   : Siti Putriani

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.