
LUMBAN PINASA(Malintangpos Online): ” Malang Benar Nasib Siswa dan Guru tersebut” Kalimat itulah yg cocok disampaikan kepada Siswa dan Guru di SD Negeri 018 Lumban Pinasa Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal.
Kenapa rupanya..? Karena setiap hujan turun diwilayah itu, maka siswa Kelas 1 – 6 sekitar 100 orang dan Guru 10 orang, harus siap – siap lari, karena dipastikan lingkungan sekolah itu akan banjir dan tidak jarang ular muncul ke ruang kelas dan halaman sekolah.

” Tolonglah pak Bupati, DPRD dan Kadis Pendidikan Mandailing Natal, agar SD Negeri 018 Lumban Pinasa diperhatikan, agar siswa belajar dengan tenang,” ujar Orangtua siswa marga Nasution kepada Redaksi,Kamis(24/4) Via selular, saat terjadi Banjir disekolah tersebut.
Kata Nasution, masalah banjir sudah berulang kali disampaikan ke Kadis Pendidikan dan juga sejumlah anggota DPRD Madina, tetapi tidak pernah ada perhatiannya.
” Kami orangtua siswa sudah bosan menyampaikan agar dicari solusi, tetapi sayang tidak ada resfon,” katanya
Kepala SD Negeri 018 Lumban Pinasa Masdewangga yg dihuhungi,Via selular,Kamis(24/4) sore, membenarkan siswa diliburkan karena lokasi sekolah kena banjir kiriman.

Sudah dilaporkan..? Tanya Wartawan ” sejak saya jadi Kasek, sudah sering banjir, siswa diliburkan terus, seperti banjir,Kamis pagi(24/4) tadi,” ujarnya.
Yang parahalnya, setiap banjir siswa libur, membersihkan sekolah hampir 1 minggu baru bisa belajar, tiba – tiba banjir lagi, begitulah seterusnya,” ujar Masdewangga kepada Redaksi( Dita)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








