Ibu dan Anak Menjadi Pengemis, Komisi IV DPRD Harus Panggil Dinsos Madina

Rosimah dan tiga anaknya

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua DPC.PDI Perjuangan Kab.Madina Iskandar Hasibuan, mendesak Komisi IV ( Bidang Sosial) DPRD Kabupaten Mandailing Natal, agar segera memanggil Kepala Dinas Sosial,untuk mendapat keterangan terkait adanya seorang ibu warga Desa Siobon Julu Kecamatan Panyabungan yang menderita Tumor beserta tiga(3) anaknya terpaksa menjadi pengemis untuk menghidupi ketiga anaknya.

            “ Saya kalau melihat warga seperti ini langsung mau emosi, karena wilayah Mandailing Natal ada kejadian seperti ini dibiarkan lalu lalang di Kota Panyabungan, menjadi peminta-minta, apakah sudah tidak ada lagi yang bisa mengatasinya, apa gunanya Dinas Sosial ada di Pemerintah Mandailing Natal,” ujar Ketua DPC.PDI Perjuangan Kab.Madina Iskandar Hasibuan, Jumat (21-6) di Halaman Mesjid Nur Ala Nur Aek Godang Panyabungan.

            Kata Iskandar Hasibuan yang juga pemilik Media Malintang Pos Group itu, apa tugas Dinas Sosial, saya bukan mengatakan khusus tugas mereka itu, karena itu sebagai Ketua Parpol mendesak dan meminta Komisi IV ( Membidangi Sosial) segera menyurati Pimpinan DPRD agar segera memanggil Kadis Sosial untuk meminta penjelasan terkait warga yang menjadi pengemis seperti ini di Kota Panyabungan.

Ketua PDIP Madina dengan Rosimah dan tiga anaknya di depan Hotel Rindang/Sri

Kata Iskandar, pertama sekali ketemu Rosimah menuntun anaknya meminta-minta (Menjadi Pengemis) di depan Hotel Rindang dan ketika ditanyakan statusnya dikatakan anaknya itu ayahnya sudah meninggal dunia (Yatim) banyak yang simpati dan memberikan bantuan, apalagi ibu tersebut diwajahnya ada Tumor bawaan lahir sesuai penjelasannya.

            Tentu, harusnya Kades Siobon Julu Kecamatan Panyabungan melaporkan warganya ini ke Camat Panyabungan dan Bupati Madina, yang kondisinya seperti itu, begitu juga dengan suaminya yang kabarnya kecantol Janda Genit dan meninggalkan istri dan tiga anaknya perlu juga di panggil Polisi ataupun Lembaga Perlindungan Anak yang ada di Kab.Madina.

            Bahkan, Iskandar Hasibuan, mendesak LPA atau Lembaga Perlindungan Anak segera melaporkan suami Rosimah atau ayah anak-anak tersebut ke Polisi, sebab ayahnya anak tersebut sudah keterlaluan sekali menelantarkan anaknya dan istri yang terserang penyakit seperti itu, dimana peri kemanusian ayah anak-anak itu.

            Makanya, ujar Iskandar, sangat berharap kepada Komisi IV DPRD Kab.Madina, segera memanggil Kadis Sosial dan bila perlu memanggil Bupati Madina, untuk meminta penjelasan sekitar warga pengemis seperti itu, kita sebagai warga ikut malu, mendingan pejabat-pejabat itu mundur dari jabatannya, jika seperti saja tidak bisa diselesaikan, kasihan dong, si Ibu ( Rosimah ) itu seharusnya mendapat perawatan dari tumor yang diwajahnya

 “ Suami kawin Kecantol Janda Genit, Istri Pertama Terlantar “

            Suami kawin lagi istri pertama terlantar dan menjadi pengemis jalanan, Rosimah (22) warga desa siobon julu, tampak terlihat menggandeng ke tiga anaknya menyusuri jalanan meminta belas kasihan para dermawan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup anak anaknya kamis 20/6/2019.

            Rosimah menceritakan sekitar beberapa bulan yang lalu suami saya kawin lagi, hal ini ketahuan saat dia berani membawa istri keduanya kerumah kami di desa siobon julu,

            Saya terkejut dan tidak terima kalau saya dimadu, dan timbul pertengkaran diantara kami lalu dia pergi meninggalkan aku dan ketiga anak anak kami,

            Beberapa hari bahkan berminggu minggu saya menanti kedatangan suami saya untuk memberikan kewajiban kebutuhan hidup saya dan anak anak saya sebagaimana dalam rumah tangga seharusnya suami yang bertanggung jawab.

            Hari terus berlalu, dia tidak pernah datang menjeguk kami,kebutuhan hidup yang tak bisa ditunda hingga ahirnya saya pergi meninggalkan rumah,

            Karena tidak tau mau kerja apa, mau tidak mau terpaksa saya meminta minta agar dapat menutupi kebutuhan anak saya yang masih kecil kecil ini  ujar ibu tiga anak ini sambil ber urai air mata sembari ucapan (olongan do roa nia di namarandoi pado jami) lebih sayang dia sama janda itu pak dari pada saya dan anak anaknya.

            Saat ini ibu rosimah (22) fadil (5) putri fadilah (3) irlan 1 tahun 3 bulan, numpang satu rumah dengan abang saya di kelurahan pidoli dolok.

            Sebagai tambahan informasi dari awak media, rosimah selain terlantar dia juga butuh biaya operasi untuk penyakit yang sudah lama di deritanya. yaitu diduga tumor pada hidungnya( SH/Sri/Red)

 

 

 

Admin : Siti Putriani Lubis

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.