Jadikan Positif Covid -19 di Kab.Madina ” Musuh Bersama “

PEMERINTAH Republik Indonesia, termasuk Pemerintah Mandailing Natal, sebaiknya menjadikan Pandemi Covid -19 sebagai musuh bersama, karena warga Mandailing Natal hingga 31 Juli 2021 masih ada 89 orang yang dinyatakan Positif ( Terkonfirmasi).

Tetapi, kalau kita perhatikan di Media Sosial( MedSos), lebih – lebih ditengah -tengah masyarakat, masih banyak warga yang tidak percaya dengan namanya Covid -19 yang di daerah kita sudah banyak yang meinggal dunia.

Seperti informasi yang dikirim Kadis Komimfo Madina Syahnan Pasaribu ke WhatsApp Redaksi, ada 14 orang konfirmasi baru, isolasi pantauan dari 8 orang RSUD Panyabungan.
Serta, 3 orang Puskesmas Panyabungan Jae.
1 orang Puskesmas Sibanggor Jae.1 orang Puskesmas Sinunukan dan 1 Puskesmas Patiluban Mudik.

Masih WhatsApp Syahnan Pasaribu, juga ada 14 orang konfirmasi selesai isolasi :
Pantauan RSUD Panyabungan.

Serta ada 2 orang konfirmasi selesai isolasi (meninggal dunia) :1 orang pantauan RSUD Panyabungan, tgl 29-07-2021 dan 1 orang pantauan Puskesmas Sinunukan, 30-07-2021 ke maren dan dalam peta Perkembangan yg Positif masih ada 89 orang lagi.

Persoalannya, kenapa sampai sekarang masih banyak warga Madina yang tidak percaya dengan Covid -19, apakah memang warga Mandailing Natal sulit di yakinkan dengan sistem sekarang..? Entahla, warga sendirilah yang bisa menjawabnya.

Satgas Covid -19 Harus Tegas

Sejumlah elemen masyarakat di Kota Panyabungan, sangat berharap kepada Satgas Covid -19 agar bersikap tegas dalam membuat kebijakan.

selain itu, jika memang kita mau melakukan Gebrakan agar Pandemi Covid -19 bisa dimanilisir, semua pihak harus bergerak bersama Melawan Covid -19 yang sudah semakin meresahkan masyarakat sekarang ini,termasuk Mandailing Natal.

Baru – baru ini Forkofimda Mandailing Natal yang dipimpin langsung Bupati Madina HM.Jafat Sukhairi Nasution, telah membahas Covid -19, tapi gerakan di tengah masyarakat belum kelihatan.

Se – ingat Penulis, sejak Maret 2020 yang lalu sampai sekarang yang namanya ” Rapat ” tentang Covid -19 sudah ratusan kali, ada kebijakan Dana Desa dengan yang teren dan berlomba -lomba mendapatkannya, yaitu dana BLT -DD.

Biar tau kita, pada waktu hendak menerima dana BLT -DD semua penerima pake Masker, setelah Dana diterima, Masker nggak dipakai lagi,apalagi make setiap hari, jangan harap, malah anda yg dikatai -katain ” Ulang Urus, Uruskon, Urus Ibamu ” 

Karena itu, jika kita memang serius dan benar – benar ingin Memanilisir Covid -19, mari kita jadikan Covid -19 Yang Positif Kita Jadikan Musuh Bersama, dengan sama -sama kita mengikuti Protokol Kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

Caranya..? Salah satunya dengan menggunakan semua pasilitas yang ada di daerah kita sebagai sarana SOSIALISASI tentang Covid -19, agar warga yang selama ini kurang Memahami, menjadi Memahami betul bahaya Covid -19 ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.