
MEMBICARAKAN Pilkada 09 Desember 2020 yang hingga 21 Mei 2021 Hasilnya ” Belum Jelas ” disebabkan masih adanya ” Sengketa ” Antara Sukhairi -Atika dengan Dahlan -Aswin sebagai Penggugat yang sudah Dua(2) kali di Sidangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia.
” Jalan Berliku Sukhairi -Atika Untuk Menuju Bukit Payaloting,” Itulah judul Tulisan ini dibuat sesuai dengan kondisi dan keadaan yang memang benar-benar terjadi sejak HM.Jafar Sukhairi Nasution Memutuskan Mencalonkan diri menjadi Bupati Mandailing Natal.
Penulis mencoba menguraikan langkahnya untuk menjadi ” Bupati Madina ” Priode 2021 – 2024 dimana awalnya Cucu Syeck HM.Jafar Nasution ini bergandengan dengan Drs.H.Dahlan Hasan Nasution di priode 2016-2021 yang masa jabatan mereka akan berahir 30 Juni 2021 mendatang ini.
Menjelang tahapan Pilkada 09 Desember 2020 ” Suhu Politik di Madina mulai Memanas” karena HM.Jafar Sukhairi Nasution yang mencoba merangkul Partai Politik banyak yang mencibirnya dan kadang terang -terangan ” Fitnah ” yg menyerangnya.
” Si Sukhairi muse ma giot Bupati, Partai aha ma nara mandukung ia ” serta banyak kalimat -kalimat muncul menyerangnya, baik di Bumi Gordang Sambilan maupun di luar Mandailing Natal,tapi HM Jafar Sukhairi Nasution ( Baginda Porang ) terus melangkah dengan penuh keyakinan.
Waktu itu, Sukhairi mencoba meloby Partai dan juga mencari Calon Wakil, tapi banyak yang langsung menuduhnya dengan ” Fitnah ” hingga akhirnya dia ( Sukhairi) dipertemukan dengan Atika Azmi Utammi Nasution ( Putri H.Khoiruddin/ H.Khoir) Alumni Australia yang selama menimba ilmu di Australia bidang Ekonomi ( Bersambung Terus)
Penulis : Iskandar Hasibuan.








