Jalan Kota Siantar – Sigalapang Alternatif

Jembatan Kota Siantar - Sigalapang/Dita RiskyMASYARAKAT Kota Siantar dan Desa Sigalapang Julu Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, mungkin masih ingat dengan pembukaan jalan dari Kota Siantar – Sigalapang, yang kondisinya saat ini dibiarkan.

Padahal,  dulu semasa Kadis PU Madina Ir. Raja Sahlan Nasution dan Bupati Madina H. Amru Daulay, SH berkali – kali mau dibuka selalu gagal disebabkan pemilik tanah yg mau dibebaskan meminta bayaran sangat mahal sekali.

Kondisi jln sekarangTetapi, begitu Drs.H.Dahlan Hasan Nasution dan HM. Jakfar Sukhaeri Nasution, turun langsung baik jalan maupun Jembatan serta gorong – gorong dibangun, banyak warga mengatakan jalan itu jalan Alternatif yang bisa memper indah wajah Kota Panyabungan dimasa yang akan datang ini.

Sayangnya, setelah jalan dari Kota Siantar atau ujung Jalan AMD dibuka oleh Pemda Madina – Desa Sigalapang Julu, kondisinya sudah ditumbuhi semak belukar dan badan jalan banyak yang rusak dan sulit dilalui kenderaan.

Kenapa dibiarkan, ada yang mengatakan APBD Madina tidak cukup untuk membangunnya, ada yg mengatakan menunggu tanahnya padat, tidak sedikit yang mengatakan ” Olat Nii Maiai dabo, gogoan anjak doi sude ” serta segala macam pendapat ketika Wartawan melewati jalan tersebut.

Sebenarnya, jika saja Anggota DPRD Madina khusul Dapil 1( Erwin Efendi Lubis, Dodi Martua Tanjung, Zainuddin Nasution, Ahmad Budiman Borotan, Miftah Nasution, Zulfahri Batubara, Syarifuddin Ansyari Nasution, Irfan Syukri Tanjung) mau angkat bicara, maka jalan tersebut cepat ditingkatkan.

Sayangnya, dari 9 anggota DPRD dari Dapil 1, kemungkinan besar masih ada yang tidak mengetahui simpang dan berapa kilometer jalan Kota Siantar – Sigalapang tersebut, mungkin ia, bukan menyalahkan.

Penulis, masih ingat betul pada waktu Kadis PU Kab. Madina Ir. Raja Sahlan Nasution, persentase dihadapan H. Amru Daulay, SH, kota Panyabungan akan dijadikan sebagai Kota Perekononian khusus Tabagsel.

Makanya, waktu itu Raja Sahlan, sebelum jalan Pagur – Hapung Palas tembus, maka jalan – jalan di Kota Panyabungan dibuka, untuk memper indah dan memudahkan transportasi, tapi program tersebut sampai sekarang ini belum terwujud, justuru kota Panyabungan, semakin kumuh dan jorok karna sampah dimana – mana dibiarkan menumpuk, entahla( Bersambung Terus)

Admin : iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.