Jalur Panyabungan – Natal Masih Putus Total, Alat Berat Dikerahkan, Warga Mulai Mengeluh

Bongkahan Batu di badan jalan diwilayah Desa Bangkelang B.Natal.

BANGKELANG(Malintangpos Online): Hubungan lalulintas Panyabungan – Natal sejak kemaren Rabu(6-9) yang putus total akibat longsornya batu besar ke badan jalan diwilayah Desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal, meskipun pihak Pemda Madina telah mengerahkan Alat Berat dan melakukan pembakaran tumpukan batu, tetapi batu yang menimpa /menutup badan jalan sama sekali ngak bergerak.

            Karena itu, pihak Pemda Madina dan Bina Marga Sumut Cq. UPT.Bina Marga Kotanopan terus berusaha mencari/mendatangkan alat berat guna untuk menggeser badan, sebab masyarakat wilayah Pantai Barat meliputi Kecamatan Batang Natal, Lingga Bayu, Ranto Baek, Natal dan Muara Batang Gadis sudah mengeluh dan resah dibuatnya.

            “ Usaha yang dibuat Pemerintah sudah maksimal, hanya saja memang batu yang menimbun badan jalan memang keras dan ngak bisa dipecah sama sekali, karena itu sebaiknya alat berat harus ditambah satu atau dua lagi,” ujar M.Rifai Nasution warga Pantai Barat yang ditanya Malintangpos Online, Kamis(7-9) di Desa Bangkelang Kecamatan Batang Natal.

            Disampaikan Rifai, bahwa dia sudah dari sejak jatuhnya batu ke badan jalan terhambat di sekitar Desa Bangkelang untuk menuju Natal, kenderaannya roda empat, nunggu entah kapan bisa lewat, mutar harus dari Sumatera Barat atau dari Padangsidimpuan Via Siais, jadi serba salah, kalau barang-barang yang kita bawak memang sudah di oper melalui angkutan lainnya ke Natal.

Kenderaan Roda empat terjebak macet

Kata dia, tadi juga pihak Pemda Madina telah membakar batu dengan memakai ban tapi batu tetap ngak mau pecah walaupun dengan alat berat dan bisa-bisa alat beratnya yang rusak, mau digeser dengan  apa yang bisa,tentu dengan alat berat,sementara rumah-rumah penduduk juga bisa tertimpa,sebab rumah dibawah.

            Warga Bangkelang Lian Lubis, mengaku masih ucapkan terima kasih, karena disitulah kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, sebab jatuhnya batu hanya sampai di badan jalan, kalau sempat batu keluar dari badan jalan, bisa bisa rumah penduduk jadi peyek, bayangkan satu alat berat menggesernya ngak bergeming, tentu beratnya beran ton itu.

            “ Terima Kasih ya Allah,kami warga disekitar batu yang jatuh tidak sampai kena, kami juga memohon kepada Bupati Madina untuk segera turun membantu menggeser batu yang menimpa badan jalan,” katanya(Red)

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.